Beranda » Artikel » Perawatan untuk Gigi yang Renggang

Perawatan untuk Gigi yang Renggang

Agustus 26, 2014

TANYA: Dok saya mau bertanya saya ada masalah dengan gigi, yaitu gigi saya mengalami kerenggangan di depan yang cukup lebar. Apakah ada perawatan untuk gigi renggang yang bisa merapatkan gigi saya dok. Mohon jawabannya maupun solusinya
Dyah Puspita (21), Pekalongan

JAWAB: Dyah di Pekalongan,

Adanya celah atau ruang diantara dua gigi disebut diastema. Diastema paling sering terjadi pada gigi depan seri atas kanan dan kiri, biasa disebut diastema garis tengah rahang atas.

Penyebab diastema garis tengah rahang atas:

  1. Frenulum bibir yang rendah.
  2. Celah (Sumbing) garis tengah tulang rahang atas.
  3. Penyebab multifaktor:
    • Bagian dari proses tumbuh kembang yang normal pada anak, yaitu pada masa gigi campuran.
    • Kebiasaan buruk, seperti menggigit bibir bawah dan menghisap jari.
    • Ketidakseimbangan otot-otot pada rongga mulut.
    • Jumlah gigi yang berlebih, adanya kista pada garis tengah rahang atas, atau frenulum bibir yang terlalu besar.
    • Struktur lengkung rahang atas yang tidak normal.
    • Anomali gigi dan maloklusi lainnya, seperti: ketidaksesuaian ukuran gigi dan atau lengkung rahang, gigi yang hilang, gigitan rahang atas dan bawah yang tidak harmonis.

Baca Juga : Yang Perlu Kamu Ketahui Tentang Implan Gigi

Perawatan Untuk Gigi Renggang

Setelah dokter gigi menentukan penyebab dari diastema, maka kasus diastema garis tengah rahang atas pada orang dewasa dapat diatasi melalui beberapa cara:

Perawatan Untuk Gigi Renggang atau Diastema Garis Tengah Rahang Atas pada Orang Dewasa

  1. Penggunaan kawat gigi untuk menggerakkan gigi dan menutup diastema. Metode ini biasa digunakan untuk celah gigi yang terlampau besar.
  2. Pemasangan veneer langsung, yaitu langsung melakukan penambalan gigi untuk menutup diastema. Metode ini dapat dilakukan untuk celah gigi yang kecil.
  3. Pemasangan veneer tidak langsung, yaitu membuat mahkota buatan di laboratorium dan merekatkannya pada bagian depan gigi asli, sehingga menutup diastema.
  4. Melakukan frenektomi jika penyebab diastema adalah frenulum bibir rendah, yaitu dilakukan pemotongan frenulum dan memposisikannya ke posisi normal. Biasanya dilanjutkan dengan penggunaan kawat gigi untuk menggerakkan gigi dan menutup diastema.
    Pada kasus diastema diperlukan diagnosis yang akurat. Anda dapat mendatangi dokter gigi langganan Anda untuk konsultasi, pemeriksaan dan melakukan perawatan yang sesuai dengan diagnosis yang didapat.

Demikian Dyah, semoga informasinya bermanfaat. Salam gigi sehat.

Kunjungi Juga Youtube dan Instagram Joy Dental untuk Update informasi. Tips & trik menjaga kesehatan gigi.

 

linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram