Lakukan Hal Ini untuk Cegah Kerusakan Gigi

Jika anda pernah mengalami sakit gigi, pasti tahu bahwa rasanya sangat menyakitkan. Apalagi jika gigi telah berlubang parah hingga tembus ke dalam gusi. Gigi yang berlubang parah ini bisa menyebabkan pipi bengkak ketika sakit gigi terjadi. Hal ini karena saraf gigi mengalami radang dan langsung dikirim ke otak sehingga anda mengalami sakit yang luar biasa hebat.

Kerusakan gigi

Kurang memperhatikan kebersihan gigi dan mulut menjadi penyebab meningkatnya jumlah penderita gigi berlubang pada masyarakat. Bahkan lebih dari 80 persen anak berusia kurang dari 12 tahun memiliki gigi berlubang. Kabar baiknya, ada banyak usaha yang bisa kita lakukan untuk menjaga kesehatan gigi dan mulut sekaligus kesehatan tubuh secara keseluruhan.

Lakukan Hal Ini untuk Cegah Kerusakan Gigi

1. Sikat gigi

Penelitian menunjukkan rata-rata orang menghabiskan waktu satu menit untuk menyikat gigi. Selama proses tersebut hanya 60 persen plak saja yang dibersihkan. Dengan menambah sedikit waktu menyikat gigi hasilnya akan lebih banyak lagi.

Sisihkan waktu dua menit untuk membersihkan gigi. Sikat seluruh permukaan gigi, diawali dengan bagian yang paling dekat dengan lidah karena risikonya untuk berlubang lebih besar. Pilih sikat yang halus dan pasta gigi mengandung fluoride.

2. Berkumur

Gunakan obat kumur mengandung antimikroba. Perlu diketahui bahwa gigi kita hanya menempati 20 persen dari seluruh permukaan di dalam mulut. Bakteri patogen bisa hidup di-80 persen sisanya, seperti lidah, gusi, air liur, dan jaringan lain.

Obat kumur (mouthwash) akan membunuh bakteri yang berada di area selain gigi sekaligus mencegah dan mengurangi plak di permukaan gigi yang sulit dicapai oleh sikat gigi.

3. Hindari makanan bergula yang lengket

Makanan seperti permen, snack yang bersalut gula, dan sebagainya akan menempel pada gigi. Kalau pun Anda mengonsumsinya usahakan menyikat gigi dalam waktu 20 menit setelah makan untuk mencegah pembentukan asam oleh bakteri. Kalau pun ingin mengunyah permen, pilihlah yang tanpa gula.

Konsumsi lebih banyak buah dan sayuran kaya serat. Bukan hanya bermanfaat untuk tubuh tapi juga akan merangsang aliran liur di mulut dan membantu remineralisasi gigi.

4. Jauhi rokok dan alkohol

Perokok beresiko empat kali lebih tinggi menderita penyakit gusi dibanding bukan perokok. Sementara itu konsumsi alkohol dalam jumlah tinggi akan meningkatkan resiko gigi rusak.

Cara yang umumnya dipilih untuk mengatasi gigi berlubang adalah dengan menambal gigi, sehingga sisa-sisa makanan mudah dibersihkan dan tidak tertinggal dalam sela-sela gigi berlubang. Selain itu, metode lain untuk mengatasi sakit gigi karena gigi berlubang adalah dengan mematikan saraf gigi menggunakan obat sementara. Cara ini memang murah dan banyak dipilih untuk mengatasi sakit gigi sementara, tapi menyebabkan penderita enggan merawat gigi dan enggan untuk pergi ke dokter gigi. Alhasil, kerusakan gigi menjadi semakin parah dan akhirnya gigi harus dicabut sehingga menyebabkan gigi ompong.

Untuk konsultasi gratis, silahkan datang langsung ke Klinik Joy Dental Yogyakarta, sehingga dapat diambil tindakan medis sebagai solusi dari masalah kesehatan gigi dan mulut sesuai dengan keadaan masing-masing penderita yang berbeda satu sama lain.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *