Perawatan Gigi Susu Pengaruhi Gigi Permanen

Bagikan artikel ini

Rapi tidaknya gigi seorang anak sangat dipengaruhi oleh kondisi gigi susunya. Gigi susu yang terawat baik menjadi bekal bagi pertumbuhan gigi permanen anak kelak.

Jika gigi susu anak copot secara utuh, anak memang tidak perlu dibawa ke dokter gigi. Tapi kalau masih ada akar tertinggal, jangan dibiarkan. Bawalah ke dokter gigi agar tidak ada akar yang mati dan tertinggal

Salah satu fungsi gigi susu adalah membantu asupan gizi anak. Jika gigi susu rusak anak menjadi malas makan, rewel, sehingga konsenstrasinya dalam belajar menurun.

Gigi susu yang tidak dirawat sehingga berlubang dan tanggal sebelum waktunya akan menyebabkan gigi permanen tumbuh tidak rata. Akar gigi yang tertinggal juga menyebabkan gigi tetap yang akan erupsi (keluar) menjadi tertahan sehingga gigi tumbuh bukan di tempat semestinya, melainkan berada di depan, mundur, atau disamping (gingsul) dari yang seharusnya.

“Jika gigi susu anak copot secara utuh, anak memang tidak perlu dibawa ke dokter gigi. Tapi kalau masih ada akar tertinggal, jangan dibiarkan. Bawalah ke dokter gigi agar tidak ada akar yang mati dan tertinggal,” kata Ketua Perhimpunan Dokter Gigi Indonesia (PDGI) Pusat drg.Zaura Rini di Jakarta, Senin (18/3/2013) .

Oleh karena itulah, menjaga kebersihan gigi dengan cara menyikat gigi dua kali sehari harus dimulai sejak bayi. “Bahkan sebelum giginya tumbuh,” tegas drg. Rini.

Pada bayi, mulut dan gusi sebaiknya dibersihkan dengan kapas yang dicelup air hangat setelah bayi disusui atau meminum susu formula. Kebiasaan menyusui bayi sampai tertidur juga tidak disarankan.

“Meski ASI, tetap saja ada laktosanya. Kalau tertinggal di dalam mulut akan menyebabkan fermentasi sehingga bisa merusak gigi. Apalagi susu formula, wajib dibersihkan giginya,” paparnya.

Faktor genetik

Selain perawatan gigi susu, kerapihan gigi tetap pada anak juga dipengaruhi oleh faktor keturunan. Karena itu tak jarang ada anak yang kondisi gigi susunya baik namun gigi tetapnya berjejalan.

“Biasanya disebabkan karena ketidaksesuaian antara ukuran rahang atau gusi dengan gigi. Kalau rahangnya kecil sementara ukuran gigi besar-besar maka gigi jadi bertumpuk-tumpuk,” katanya.

Selain membuat gigi tidak rapi, hal tersebut juga bisa menyebabkan bentuk muka menjadi tidak sempurna. “Kalau sudah begini maka diperlukan perawatan ortodonti supaya fungsi gigi lebih optimal,” katanya.

Konsultasikan kesehatan gigi dan mulut seperti Layanan Perawatan Ortodontik, Pembuatan Gigi Tiruan, Perawatan Saluran Akar, Cabut Gigi, Tambal Gigi, Pembersihan Karang Gigi, Tooth Whitening/Bleaching, Pasang Behel Gigi atau Kawat Gigi untuk anda dan keluarga anda di Klinik Gigi Joy Dental Yogyakarta dengan gratis.

Anda bisa datang langsung ke alamat Joy Dental di:

Joy Dental Kaliurang
Jl. Kaliurang Km 5 No 34
(Sebelah BNI Syariah)
Telp. 085106556688, 0274-555409 atau,

Joy Dental Seturan
Ruko Seturan Square Kav 9
Jl. Seturan Raya No 1
(Ruko Orange - Timur Restoran Waiki)
Telp. 085107556699, 0274-4332963 atau,

Joy Dental Gamping
Jl. Ringroad Barat, Ambarketawang
(selatan simpang tiga Ringroad Gamping)
Telp. 081215408887 atau,

Joy Dental Barek
Jl. Agro, Karangasem, Barek
(200m timur Gudeg Ahmad)
Telp. 087739385888, 0274-5011471

Joy Dental Godean
Jl. Kyai Mojo No.101A, Tegalrejo, Kota Yogyakarta
(Sebelah Melia Laundry)
Telp. 087891915357

Anda juga dapat mengisi kolom konsultasi pada FORM KONTAK KONSULTASI. Anda juga dapat memberikan komentar pada artikel ini untuk memberikan masukan, konsultasi atau pertanyaan lainnya yang berhubungan dengan artikel ini.

Artikel ini bisa dicari dengan beberapa istilah yang berbeda seperti cara memperbaiki gigi bertumpuk, gigi tetap anak tumbuh miring, cara mengatasi gigi bertumpuk dan lain sebagainya.

Setiap pertanyaan anda akan kami jawab dengan senang hati demi memberikan pengetahuan yang luas dan bermanfaat tentang kesehatan gigi dan mulut serta pemasangan behel gigi atau kawat gigi


Bagikan artikel ini

2 thoughts on “Perawatan Gigi Susu Pengaruhi Gigi Permanen

  1. Christine

    Selamat malam dok, anak saya berumur 6 tahun gigi susu depan sdh lepas. Tumbuh gigi tetap namun tumbuhnya miring. Apa perlu mencabut gigi disampingnya? Atau msh ada cara lain selain dicabut gigi sampingnya? Tlg konfirmasinya dok. Terima kasih atas informasinya.

    Best of regards,
    Christine

    • admin

      Selamat siang Christine, untuk kasus anaknya sebaiknya diperiksa dulu ke klinik ya. Sudah tau lokasi Joy Dental? Terima Kasih

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca juga artikel ini . . . .close