“Gigi anak saya berlubang Dok, kehitaman dan keropos.”
Itulah kalimat yang sering dilontarkan Ibu kepada dokter gigi terkait gigi anaknya. Nah, ada pepatah yang mengatakan, mencegah lebih baik daripada mengobati. Pepatah tersebut banyak dimaknai dalam dunia kedokteran gigi. Pasalnya, banyak sekali cara untuk mencegah gigi berlubang, salah satunya adalah fissure sealant.
Mudahnya, gigi itu kan bentuknya tidak sepenuhnya rata. Terutama pada gigi belakang, ada tonjol dan ada lekuk-lekuk bagian yang dalam. Lekuk-lekuk ini kita sebut sebagai fissure. Seringkali pada anak-anak dan orang dewasa, terdapat gigi dengan fissure yang dalam dan tajam dimana daerah tersebut sulit dibersihkan dengan sakit gigi. Nah, fissure sealant ini bertujuan untuk membersihkan dan melapisi lekukan tadi supaya sisa makanan tidak ada kesempatan untuk menyangkut dan menyebabkan gigi berlubang. Dengan ditutup rapatnya celah pada gigi, sisa makanan tidak mungkin menyangkut sehingga tidak mungkin gigi berlubang. Selain itu, di dalam bahan fissure sealant terdapat kandungan fluor yang tinggi yang dapat membantu gigi makin kuat dan tidak mudah keropos. Lantas, fissure sealant ini dapat bertahan berapa lama? Jawabannya sangat lama, yakni.
Menarik bukan?
Baca Juga : Kebiasaan Mengigit Kuku dapat Menyebabkan Gigi Tidak Rapi