pasang behel jogja, pasang kawat gigi jogja, harga behel yogya, harga kawat gigi jogjakarta, biaya pasang behel gigi yogyakarta, klinik gigi jogyakarta, behel gigi sehat permanen yogja, kawat gigi permanen yogjakarta, Klinik Gigi Joy Dental Yogyakarta | Praktek Dokter Gigi Yogyakarta | Pasang Kawat Gigi Yogyakarta | Pasang Behel Yogyakarta | Perawatan Orthodontik | Dental Care Yogyakarta

Abrasi Gigi, Akibat Terlalu Keras Menyikat Gigi

 Deskripsi
Abrasi gigiTonggos, Gingsul dan Gummy Smile, Ini Bedanya... baca selengkapnya... adalah hilangnya struktur gigi akibat dari keausan mekanik yang abnormal. Abrasi gigi disebabkan oleh gesekan terhadap gigi yang terlalu kuat dan terus menerus. Banyak hal yang dapat menyebabkan abrasi gigi, penyebab paling umum yaitu menyikat gigi5 Langkah Membersihkan Mulut dan Gigi... baca selengkapnya... terlalu keras.

Ciri khas abrasi gigi yang disebabkan oleh menyikat gigi yang terlalu keras yaitu terbentuknya lekuk-lekuk ‘V’ pada bagian leher gigi (daerah di dekat gusi). Abrasi gigi dapat mengenai permukaan email (permukaan paling luar) bahkan mencapai permukaan yang lebih dalam yaitu dentin. Apabila abrasi gigi sudah mengenai permukaan gigi yang semakin dalam (dentin gigi terbuka), maka akan menyebabkan gigi sensitifSakit karena Gigi Berlubang? Berikut Solusi Pilihannya... baca selengkapnya....

Penyebab
Banyak faktor mekanik yang dapat menyebabkan hilangnya struktur gigi secara abnormal, antara lain:
1. Menyikat gigi terlalu keras dan dengan cara yang salah
Menyikat gigi terlalu keras dengan arah horisontal (kedepan dan kebelakang) secara terus menerus dapat menyebabkan abrasi gigi. Menyikat gigi yang paling baik adalah dengan arah vertikal (keatas dan kebawah).

2. Cengkeram (kawat) pada gigi tiruanJenis Gigi Palsu atau Gigi Tiruan... baca selengkapnya... yang terlalu menekan gigi
Cengkeram (kawat) pada gigi tiruan yang terlalu menekan gigi akan menimbulkan gesekan secara terus menerus pada saat menguyah makanan, sehingga dapat menimbulkan abrasi gigi.

3. Bruxism (teeth grinding)
Bruxism (teeth grinding) merupakan kebiasaan mengasah gigi atas dengan gigi bawah, yang biasa disebut dengan “kerot”. Biasanya bruxism dilakukan secara tidak sadar saat tidur. Penyebab bruxism belum diketahui secara pasti, namun beberapa penelitian menyebutkan bahwa stres salah satu penyebabnya. Bruxism merupakan kebiasaan, sehingga juga dapat menyebabkan abrasi gigi.

4. Kebiasaan menggigit pipa rokok diantara gigi depan atas dan bawah
5. Mahkota jaket gigi dengan bahan porselen yang terlalu tinggi dapat menyebabkan gigi lawannya terabrasi pada permukaan insisal atau oklusal (permukaan kunyah)

Gejala
1. Gigi terasa ngilu dan lebih sensitif
2. Bentuk gigi tampak terkikis

Perawatan
Perawatan untuk gigi abrasiJangan Asal Sikat Gigi Bila Tak Ingin Gigi Abrasi... baca selengkapnya... tergantung oleh parahnya kerusakan gigiLakukan Hal Ini untuk Cegah Kerusakan Gigi... baca selengkapnya....
1. Kerusakan gigi sudah melibatkan permukaan yang lebih dalam ( gigi sudah kehilangan semua email dengan dentin terbuka)
Hal pertama yang perlu dilakukan adalah menghilangkan faktor yang menjadi penyebab gigi abrasi dan sebaiknya dilakukan penambalan gigiGigi Berlubang Besar dan Hitam... baca selengkapnya... supaya tidak terasa ngilu.
2. Kerusakan gigi masih ringan
Cukup dengan menghilangkan faktor atau mengubah kebiasaan yang menjadi penyebab gigi abrasi.

Sumber: simplestepsdental, WebMD

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Baca juga artikel ini . . . .close