Ternyata Ada Jutaan Bakteri di Sikat Gigi Kita

Bagikan artikel ini

Sudahkah sobat joy rajin menyikat gigi? Menyikat gigi merupakan cara paling efektif untuk menjaga kebersihan dan kesehatan gigi dan mulut. Bayangkan kalau satu hari saja sobat joy tidak menyikat gigi. Hemm… siap-siap dengan serangan bau naga yang menyembur keluar dari mulut sobat joy. Belum lagi permasalahan gigi dan mulut yang tentu saja akan datang bila gigi tidak rajin di bersihkan.

Sikat gigi yang setiap hari kita pakai untuk membersihkan gigi dan kita masukkan ke dalam mulut bisa jadi menyimpan jutaan bakteri. Sikat gigi dapat terkontaminasi Contohnya oleh bakteri, darah, air liur, dan sisa-sisa kotoran lainnya. sikat gigi yang kotor bisa menjadi sarang bakteri. Bakteri-bakteri tersebut bahkan dapat bertahan hidup pada bulu sikat, sehingga dapat menyebabkan penyakit lainnya.

Bakteri/virus jahat yang mungkin ada di sikat gigi

Berikut adalah beberapa contoh virus/bakteri yang umumnya ditemukan di sikat gigi yang tidak dirawat dengan baik.

  1. Phorphyromonas: P. gingivalis, patogen periodontal utama
  2. Pevotella: P. intermedia, patogen periodontal
  3. Fusobacterium: F. nucleatum, periodontal pathogen
  4. Antinobacillus/Aggregatibacter: A. actinomycetemcomitans, tergabung dalam periodontitis agresif
  5. Treponema: T. denticola, kelompok penting dalam kondisi periodontal akut, seperti ANUG
  6. Neisseria
  7. Veillonella
  8. Mutans streptococcus,
  9. Coli,
  10. Beta-hemolytic streptococcus,
  11. Staphylococci,
  12. Porphy-romonas gingivalis,
  13. Candida albicans,
  14. Herpes simplex
  15. Hepatitis A, B, dan C

Asal Kontaminasi Bakteri ke Sikat Gigi

Sikat gigi sangat mudah terkontaminasi, dari mana saja asal nya? Mari kita bahas satu persatu.

  1. Dari mulut.
    Mulut kita mengandung mikroorganisme bakteri,  terdiri dari Streptococcus mutans / Streptococcus viridans, Staphylococcus sp dan Lactobacillus sp. Bakteri-bakteri tersebut sebenarnya tak akan bermasalah jika jumlahnya seimbang dan hidup harmonis. Tapi, begitu muncul gangguan seperti karies (gigi berlubang), penyakit penyangga gigi (periodontal), atau terdapat infeksi, maka kondisi ini bisa menyebabkan gangguan kesehatan yang serius.
    Selain itu, rongga mulut merupakan pintu gerbang masuknya berbagai macam mikroorganisme lain ke dalam tubuh. Mikroorganisme tersebut masuk bersama makanan atau minuman.
    Saat menyikat gigi, bakteri dari mulut bisa jadi menempel di sikat gigi dan berkembang biak disana.
  2. Dari wastafel
    Bagi sobat joy yang menyikat gigi di wastafel, biasa nya sikat gigi akan diletakkan di area sekitar wastafel tersebut. Saat sobat joy mencuci tangan atau membersihkan sesuatu di wastafel, air yang terciprat bisa menempel ke sikat gigi. Bakteri / virus dari cipratan air tesebut bisa menempel dan kemudian berkembang biak.
  3. Dari Toilet
    Saat sobat joy menyiram toilet, bakteri dan virus dari cipratan toilet bisa berada di udara cukup lama untuk menempel ke setiap permukaan kamar mandi. Jika Anda menjatuhkan sikat gigi ke lantai kamar mandi, naah.. pada saat itulah bakteri/virus dapat menempel ke sikat gigi.
  4. Dari tempat penyimpanan yang tidak higienis
    Di toko perlengkapan rumah tangga, sering terlihat kabinet perlengkapan kamar mandi yang dijual. Kabinet tersebut seringkali terlihat tertutup rapat tanpa ada sirkulasi udara yang baik. Ditambah lagi bila kebersihan kabinet tidak dijaga dengan baik. Maka kabinet tempat sobat joy menyimpan sikat gigi ataupun perlengkapan mandi lain tersebut dapat menjadi sumber bakteri.

Cara Merawat Sikat Gigi Agar Aman Digunakan

Berikut adalah hal yang bisa sobat joy lakukan untuk merawat sikat gigi sobat joy agar aman digunakan:

  1. Pastikan kebersihan sikat gigi sobat joy dengan baik. Bilas dengan air bersih dan mengalir setelah digunakan. Simpan sikat gigi di tempat dengan udara terbuka yang bersih, usahakan membeli sikat gigi yang memiliki penutup bulu sikat nya, dan usahakan jangan simpan sikat igi bersama dengan sikat gigi yang lain.
  2. Jangan simpan sikat gigi di tempat yang tertutup rapat dan lembab.
  3. Jangan menggunakan mesin pencuci piring, microwave, atau perangkat ultraviolet untuk mendisinfeksi sikat gigi. Cara ini dapat merusak sikat gigi.
  4. Jangan lupa untuk mengganti sikat gigi bila bulu sikat nya sudah rusak / tidak berdiri dengan tegak.

Tapi tidak perlu kuatir yaa sobat joy, tidak semua bakteri yang ada di sikat gigi merupakan bakteri jahat yang membahayakan. Asal sobat joy membersihkan dan merawat sikat gigi dengan tepat, bakteri jahat tidak akan dapat berkembang biak. Sobat joy juga perlu menjaga kesehatan dan daya tahan tubuh dengan makan makanan yang bergizi dan olahraga yang teratur. Agar tubuh kita mampu melawan serangan bakteri / virus yang datang.

Ditinjau Oleh : drg Hardono Jaya Lauson


Bagikan artikel ini

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *