Logo Klinik Gigi Joy Dental
Beranda » Artikel » Snap On Smile untuk Gigi Ompong: Solusi Praktis untuk Senyuman Indah

Snap On Smile untuk Gigi Ompong: Solusi Praktis untuk Senyuman Indah

Juni 10, 2023

Klinik Gigi Joy Dental, Yogyakarta – Snap on smile untuk gigi ompong, apakah Sobat Joy sudah pernah dengar? Jika belum, maka Sobat Joy bisa melihat informasi lengkapnya di bawah ini. Pastikan untuk menyimaknya hingga selesai ya Sobat Joy, agar Sobat Joy tidak ketinggalan informasi penting ini.

Senyuman indah tentu saja menjadi idaman semua orang, termasuk Sobat Joy yang tentunya menginginkan memiliki senyum yang indah dan sehat. Gigi merupakan salah satu faktor penting yang dalam memperoleh senyuman yang indah. 

Selain gigi memiliki fungsi sebagai pengunyahan dan untuk berbicara, gigi juga memberikan fungsi estetik dalam diri seseorang. Karena dapat mempengaruhi bentuk wajah, penampilan, dan meningkatkan kepercayaan diri seseorang.

Adanya kerusakan atau kelainan pada gigi tidak dapat dipungkiri bisa terjadi pada semua orang. Kerusakan yang sering terjadi pada gigi adalah adanya gigi berlubang atau karies gigi. 

Apabila hal tersebut dibiarkan terus-menerus dapat merusak struktur mahkota gigi yang bahkan sudah tidak dapat dirawat lagi dengan penambalan gigi atau perawatan saluran akar, sehingga gigi tersebut harus dicabut. Keadaan ompong atau edentulous gigi sangat berdampak pada kesehatan rongga mulut dan tentunya kepercayaan diri seseorang. 

Snap on smile untuk gigi ompong, Sumber: news.unair.ac.id
Snap on smile untuk gigi ompong, Sumber: news.unair.ac.id

Perawatan pada kasus adanya kehilangan gigi atau ompong adalah dengan menggantikannya dengan penggunaan gigi tiruan. Kehilangan gigi yang tidak digantikan dengan gigi tiruan dapat memberikan dampak.

Diantaranya perubahan posisi gigi lainnya yang masih tersisa, gigi lawan yang menjadi naik, penurunan fungsi kunyah, gangguan pada sendi rahang, kelainan bicara, fungsi estetik berkurang, serta berubahnya jaringan lunak mulut yang lain yang bisa berdampak pada penampilan seseorang seperti pipi menjadi terlihat kempot.

Perkembangan teknologi dalam bidang kedokteran gigi terus berkembang dalam memenuhi kebutuhan masyarakat, salah satunya adalah snap on smile yang merupakan perkembangan dari gigi tiruan lepasan yang mudah digunakan tanpa adanya pengurangan gigi dan penggunaan bahan perekat. 

Snap on smile bisa menjadi salah satu pilihan perawatan dalam mencapai senyuman indah dan sehat yang diinginkan Sobat Joy.

Apa Itu Snap on Smile?

Snap on smile merupakan suatu restorasi gigi atau berupa gigi tiruan yang dapat dilepas pasang tanpa adanya pengurangan gigi asli dan penggunaan bahan perekat. Bahan snap on smile terbuat dari resin acetyl thermoplastic yang dapat menutupi permukaan gigi dan memeluk gigi dengan kuat, desainnya dibuat kuat, fleksible, dan dapat memenuhi fungsional rongga mulut. 

Resin acetyl thermoplastic pada snap on smile merupakan bahan kimiawi thermoplastic (akan lunak saat pemanasan suhu tinggi), rigid, tidak mudah pecah, dan warna dapat disesuaikan dengan warna gigi. Bahan thermoplastic sendiri tidak memiliki kandungan monomer sisa yang dapat menimbulkan alergi. 

Penggunaan snap on smile bisa mengembalikan fungsi gigi dalam rongga mulut seperti fungsi pengunyahan, fungsi bicara, dan memenuhi fungsi estetik. Gigi tiruan berupa snap on smile bersifat lepas pasang dan melekat pada gigi, sehingga tidak menekan gusi dan tidak menutupi area langit-langit mulut. 

Snap on smile memiliki ketebalan yang sangat tipis kurang lebih 0,5 mm sehingga bisa memenuhi estetika dengan cukup baik dan tidak mengganggu fungsi dalam mulut karena tidak terlalu tebal. Snap on smile bisa digunakan sebagai gigi tiruan untuk menggantikan gigi yang sudah ompong. 

Namun, selain itu snap on smile juga bisa digunakan pada kasus untuk memperbaiki gigi patah, gigi dengan pewarnaan (staining) yang ingin giginya menjadi putih, kasus menutup celah pada gigi (diastema closure), serta menggantikan gigi yang hilang namun kontra indikasi pemasangan implan dan bridge. 

Pengembalian fungsi estetik dan fungsi rongga mulut akibat kehilangan gigi (ompong/edentulous) dapat dilakukan dengan menggunakan snap on smile. Protesa atau gigi tiruan snap on smile dinilai lebih nyaman dan dapat dilepas pasang sendiri oleh pasien. 

Oleh karena itu, snap on smile bisa dimasukkan ke dalam salah satu pertimbangan Sobat Joy dalam memilih gigi tiruan yang akan digunakan.

Terdapat keuntungan dan kekurangan dari penggunaan snap on smile, Sumber: dnsdental.com
Terdapat keuntungan dan kekurangan dari penggunaan snap on smile, Sumber: dnsdental.com

Keuntungan dan Kekurangan Penggunaan Snap on Smile

Keuntungan dari penggunaan snap on smile, diantaranya:

  • Hasil yang cukup cepat. Hal ini dikarenakan tidak perlu adanya pengurangan gigi asli sebagai pegangan dari protesa snap on smile, sehingga bisa mengurangi jumlah dan waktu kunjungan di klinik.
  • Kenyamanan. Snap on smile merupakan protesa atau restorasi dengan dukungan gigi yang masih ada, sehingga tidak menggunakan gusi tiruan ataupun plat yang menutupi gusi dan langit-langit mulut sehingga pasien menjadi lebih nyaman.
  • Estetika baik. Penggunaan snap on smile salah satunya adalah untuk mengembalikan fungsi estetika yang baik karena warna yang dihasilkan dapat disesuaikan dan diselaraskan dengan masing-masing orang, sehingga pasien bisa mendapatkan kepercayaan diri yang lebih ketika senyum.
  • Dapat dilepas pasang sendiri oleh pasien. Mudah untuk dibersihkan dan digunakan kembali, sehingga mengurangi risiko terjadinya iritasi dan infeksi pada rongga mulut akibat penggunaan jangka panjang.
  • Keterjangkauan. Snap on smile memiliki harga yang cukup terjangkau seperti protesa atau gigi tiruan lainnya, namun akan lebih ekonomis jika dibandingkan dengan protesa implan gigi (perlu disesuaikan kembali dengan kasus tiap-tiap pasien).

Kekurangan dari penggunaan snap on smile adalah perlunya adaptasi pada penggunaan awal. Sama seperti penggunaan gigi tiruan lainnya, snap on smile juga membutuhkan adanya adaptasi. 

Kekurangan lain adalah tidak dapat memperbaiki estetika untuk pasien dengan garis senyum tinggi biasanya pada kasus resorbsi ridge atau pengurangan ketinggian tulang yang ekstrim. Selain itu dapat patah apabila digunakan oleh pasien dengan kondisi parafunctional (seperti kerot gigi dan suka menggigit benda keras). 

Disamping itu, penggunaan snap on smile harus betul-betul diperhatikan karena saat ini banyak sekali penjualan snap on smile palsu yang dijual secara online di e-commerce. Snap on smile yang dijual secara online tentu saja sangat berbahaya terhadap kesehatan rongga mulut Sobat Joy, karena pembuatannya tidak melalui pencetakan dan analisa kasus terlebih dahulu.

Proses Pemasangan Snap on Smile

Proses perawatan dengan snap on smile tidak bisa seperti produk-produk yang dijual di pasaran maupun online. Karena tentunya pemasangan snap on smile memerlukan proses pencetakan dan analisa terlebih dahulu, yang kemudian akan dibuatkan custom sesuai dengan kondisi dan lengkung gigi tiap pasien. Proses Pemasangan snap on smile sebagai berikut:

1. Konsultasi Awal dengan Dokter Gigi

Pada awal perawatan, akan dilakukan terlebih dahulu konsultasi dan pemeriksaan kondisi rongga mulut Sobat Joy. Pemeriksaan dilakukan untuk melihat apakah keluhan yang Sobat Joy alami merupakan indikasi dan cocok untuk dilakukan perawatan dengan snap on smile. Apabila kasus menjadi kontra indikasi, dokter gigi akan menyarankan pilihan perawatan lain yang lebih sesuai.

2. Pemilihan Warna dan Bentuk yang Sesuai dengan Keinginan

Pada tahap ini dokter gigi akan mencocokkan warna dengan warna yang sesuai dan selaras, yang kemudian akan disesuaikan juga dengan keinginan warna dari Sobat Joy. Disamping itu bentuk gigi juga akan dipertimbangkan dengan melihat dari struktur wajah, profil muka, serta postur tubuh masing-masing pasien.

3. Pembuatan Cetakan Gigi untuk Pembuatan Snap on Smile

Pada tahap awal juga akan dilakukan pencetakan rahang, baik rahang atas dan bawah yang akan digunakan sebagai model studi untuk analisa kasus dan model kerja pembuatan snap on smile. 

Cetakan gigi merupakan komponen penting dalam pembuatan snap on smile, karena protesa atau restorasi akan dibuatkan di laboratorium teknik gigi sesuai dengan kondisi mulut pasien yang tercetak pada cetakan gigi.

Ilustrasi penggunaan snap on smile, Sumber: sanangelosmiles.com
Ilustrasi penggunaan snap on smile, Sumber: sanangelosmiles.com

4. Proses Pengerjaan di Laboratorium Teknik Gigi

Proses selanjutnya adalah pembuatan snap on smile dengan bahan resin acetyl thermoplastic dengan menggunakan alat tertentu yang dilakukan di laboratorium teknik gigi yang memiliki sertifikasi untuk pengerjaan snap on smile. Proses pengerjaan di laboratorium teknik gigi ini memakan kurang lebihnya 1-2 minggu.

5. Proses Penyesuaian dan Pemasangan Snap on Smile

Setelah snap on smile jadi, maka akan dilakukan try in dan pemasangan di dalam rongga mulut pasien.

Bagaimana nih Sobat Joy, pasti sudah menjadi lebih jelas yang mengenai perawatan gigi ompong dengan snap on smile? Kehilangan gigi atau ompong akan menimbulkan kekosongan harmonisasi gigi dan bisa mengubah profil wajah yang berakibat perubahan fungsi dan estetik, sehingga berpengaruh terhadap psikologis dan kepercayaan diri pasien. 

Snap on smile merupakan salah satu perawatan yang dapat memperbaiki fungsi estetik gigi dan fungsi rongga mulut yang salah satunya dapat digunakan untuk menggantikan gigi yang hilang.

Perawatan dengan snap on smile harus dilakukan di dokter gigi, karena pembuatannya harus disesuaikan dengan masing-masing rahang yang memiliki struktur dan ukuran yang berbeda. Oleh karena itu, Sobat Joy harus hati-hati dengan produk-produk jadi yang serupa dengan snap on smile yang dijual di e-commerce. 

Sama seperti gigi tiruan lainnya, snap on smile perlu adanya pencetakan gigi dan analisa terlebih dahulu sehingga didapatkan hasil yang nyaman dan memuaskan. Jadi mari konsultasikan kondisi gigi Sobat Joy agar mendapatkan penanganan dan perawatan yang tepat. Kami tunggu Sobat Joy di Klinik Gigi Joy Dental terdekat Sobat Joy!

Penulis: drg. Yonas Aditya Hendarto

Referensi:

Smile, S. on, 2013. Introduction to Snap-on SmileWahjuni, S., Setyowati, O., Gofur, N.R.P., dan Faisyah, S.A., 2021, The Making of Snap-On Smile with Acetyl Thermoplastic Resin to Improve the Aesthetics and Function in Case of Tooth Loss, Journal of Vocational Health Studies, vol 04: 136-145

cross linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram