Mari Pahami Apa Sebetulnya APD Dan Fungsinya

Bagikan artikel ini

Pada masa pandemi covid 19 ini, semua orang berlomba-lomba untuk membeli APD. Sumbangan dan donasi APD untuk tenaga kesehatan yang berjuang melawan covid 19 digencarkan dimana-mana. Sayang nya tidak semua orang memahami, apa sebetulnya APD dan apa fungsinya.

APD merupakan singkatan dari Alat pelindung Diri. Menurut Permenaker nomor 8 tahun 2010, APD adalah suatu alat yang mempunyai kemampuan untuk melindungi seseorang guna mengisolasi sebagian atau seluruh tubuh dari potensi bahaya di tempat kerja. APD bukan hanya digunakan oleh tenaga kesehatan saja, tetapi pekerja konstruksi, penambang, engineer, dan pekerjaan-pekerjaan lainnya. Pemakai APD adalah para pekerja yang memiliki resiko kecelakaan yang tinggi sehingga membutuhkan APD untuk melindungi diri mereka. APD didesain khusus sesuai dengan jenis pekerjaannya, misalnya APD untuk pekerja konstruksi tidak akan sama dengan APD untuk pekerja di laboratorium ataupun tenaga kesehatan. Dalam artikel kali ini, kita akan membahas APD yang digunakan tenaga medis dalam melawan pandemi virus corona.

Pada situasi pandemi seperti saat ini, APD sangat diperlukan oleh tenaga medis untuk melindungi diri dalam mencegah penularan berbagai virus, termasuk virus corona. Karena sifat penularan virus corona bisa melalui droplet atau air liur pasien yang terinfeksi virus.

Level APD Berdasarkan Tingkat Perlindungan

Menurut Gugus Tugas Penanganan Covid-19, rekomendasi dalam  penggunaan APD berdasarkan tingkat perlindungan dibagi menjadi 3 antara lain:

  1. APD Level 1
    APD level 1 dipakai oleh tenaga kesehatan di bagian triage, sebelum pemeriksaan. APD level 1 juga dipakai oleh tenaga kesehatan di poli umum.
    APD level 1 terdiri dari :

    • Baju kerja
    • Masker bedah
    • Sarung tangan karet sekali pakai
    • Penutup kepala/ headcape
    • Alas kaki
  2. APD Level 2
    APD level 2 dipakai oleh tenaga medis di fever clinic / triage covid 19, ruang isolasi (termasuk ruang isolasi ICU), pemeriksaan pasien suspect atau yang sudah terkonfirmasi, pemeriksaan spesimen non respiratori dari pasien suspect atau yang sudah terkonfirmasi, pembersihan instrumen medis yang telah digunakan oleh pasien suspect atau pasien yang sudah terkonfirmasi.
    APD level 2 terdiri dari:

    • Penutup kepala/ headcape
    • Pelindung mata (googles)
    • Masker n95 atau ekuivalen
    • Masker bedah
    • Sarung tangan karet sekali pakai
    • Gown Alas kaki
  3. APD Level 3
    APD level 3 dipakai oleh tenaga medis yang melakukan intubasi / trakeotomi / bronkoskopi / endoskopi gastrointestinal pada pasien suspect atau pasien yang sudah terkonfirmasi, Tindakan operatif atau otopsi pada pasien suspect atau pasien yang sudah terkonfirmasi, pengambilan specimen saluran nafas untuk pemeriksaan covid 19, dan tenaga medis di bidang kedokteran gigi.
    APD level 3 terdiri dari:

    • Penutup kepala/ headcape
    • Pelindung mata (googles)
    • Face shield
    • Masker N95 atau ekuivalen
    • Masker bedah
    • Sarung tangan bedah karet steril sekali pakai
    • Gown
    • Boots
    • Hazmat suit

Bagi sobat joy yang mempunyai keluhan gigi dengan kasus dental emergency, jangan khawatir untuk memeriksakan kondisi gigi anda ke Klinik Gigi Joy Dental. Untuk mengetahui apa saja dental emergency silakan klik disini. Tim medis di Klinik Gigi Joy Dental sudah dilengkapi dengan APD sesuai standar (level 3) dan untuk alat-alat medis yang digunakan sudah di sterilkan sebelumnya. Area publik di klinik gigi joy dental juga secara berkala selalu disterilkan menggunakan disinfektan. Hal ini dilakukan sebagai upaya mencegah penularan virus corona antar pasien ke dokter atapun perawat  dan sebaliknya.

Sedangkan untuk sobat joy yang berlokasi jauh dari klinik gigi dan mempunyai keluhan gigi yang tidak termasuk kasus emergency, bisa melakukan konsultasi online terlebih dulu supaya anda mendapatkan penanganan sementara yang tepat.

Ditinjau oleh : drg. Bonifasius Primario Wicaksono, M.Biotech


Bagikan artikel ini

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *