Apa Itu Fluorosis Gigi ?

Bagikan artikel ini

TANYA :

Dokter saya mau bertanya soal gigi gerahamGigi Berlubang Besar... baca selengkapnya... saya nomor 2 yang mengalami fluorosis. Sedikit-sedikit pecah atau cuwil kalau bahasa Jawanya, dan lama-lama berlubangGigi Berlubang Besar... baca selengkapnya... sehingga menyebabkan sakit yang luar biasa.

Yang menjadi pertanyaan saya ; 1. tindakan perawatan apa yang harus saya lakukan mengingat penyakit flourosis tadi 2. Apakah gigi geraham saya harus dicabutGigi Berlubang Besar... baca selengkapnya... karena sudah berlubang besar? 3. Agar gigi saya bisa sehat apa yang harus saya lakukan selain pergi ke dokter gigiKetika Fobia Gigi datang Menghadang Jalan Anda... baca selengkapnya... dan menyikat gigi5 Langkah Membersihkan Mulut dan Gigi... baca selengkapnya... dengan baik serta menjaga pola makan yang benar? Demikian pertanyaan saya terima kasih.
(Petrus Heru Setiawan, 173cm, 90 kg, 31 tahun, Magelang)

JAWAB:

Bapak Petrus yang baik,

Sebelumnya kita bahas terlebih dahulu mengenai fluorosis gigi. Fluorosis gigi adalah adanya peningkatan porositas pada email gigi yang berbanding lurus dengan paparan fluor yang didapatkan oleh gigi sepanjang masa pembentukannya. Secara klinis, porositas yang terjadi pada email gigi terlihat berupa gambaran bercak putih.

Penyebab fluorosis gigi adalah in-take fluor yang berlebihan pada gigi saat masa pembentukannya, yang didapat melalui fluoridasi air minum, pasta gigiSudahkah Kita Menyikat Gigi dengan Benar?... baca selengkapnya..., fluor yang dioleskan ke gigi, obat kumurTerlalu Sering Gunakan Obat Kumur Berisiko Infeksi Jamur... baca selengkapnya... yang mengandung fluor, atau fluor yang tertelan.

Pada dasarnya, fluor diperlukan untuk mencegah gigi berlubangFaktor penyebab sakit gigi... baca selengkapnya..., dengan catatan kandungannya harus optimal. Jika kandungan fluor yang diterima oleh gigi kita berlebihan, maka bukan manfaat yang diperoleh, namun kerugian yang akan didapat.

Menurut Journal of Evidence Based Dental Practice pada bulan September tahun 2005, peningkatan terjadinya gigi berlubang sejalan dengan tingkat keparahan fluorosis gigi.

Berdasarkan hal diatas, untuk menghindari terjadinya fluorosis gigi adalah dengan mengurangi dosis fluor pada air minum, menggunakan pasta gigi yang tidak berfluor atau dosis fluornya seminimal mungkin bagi anak-anak, begitupun orang dewasa menggunakan pasta gigi yang mengandung fluor maksimal 1000 ppm, dan menghindari tertelannya fluor ke dalam tubuh.

Jika gigi anda sudah terkena fluorosis ringan sampai sedang, yang tanda klinisnya hanya berupa bercak putih pada email gigi, maka perawatan yang dapat dilakukan adalah dengan melakukan penambalan sewarna gigi atau pembuatan veneer untuk mahkota gigiCrown / Mahkota Gigi... baca selengkapnya....

Jika gigi anda sudah terlanjur berlubang dan menyebabkan sakit yang luar biasa, hal yang harus dilakukan adalah mengunjungi Dokter Gigi Spesialis Konservasi GigiApa yang dimaksud dengan Perawatan Saluran Akar... baca selengkapnya... (Drg., SpKG) untuk dilakukan perawatan saluran akarGigi Depan Patah... baca selengkapnya... gigi.

Gigi geraham yang sudah berlubang besar belum tentu harus dicabut. Jika persyaratan klinisnya memenuhi persyaratan untuk dipertahankan, maka gigi tersebut tidak perlu dicabut. Tanyakan hal ini lebih lanjut kepada Dokter Gigi anda, setelah dilakukan pemeriksaan klinis dan radiografis.

Untuk menjaga gigi supaya sehat selain pergi ke Dokter Gigi, menyikat gigi, dan pola makan yang benar adalah melakukan perawatan non invasif lain yang dapat membantu terjadinya proses pengembalian mineral gigi, seperti:

1. Meningkatkan asupan air minum anda.
Minumlah air mineral minimal 2 liter (8 gelas) sehari, sehingga aliran air ludah anda akan lebih banyak. Hal ini berfungsi sebagai pembersih alami bagi gigi-gigi anda, dan sebagai penetral kondisi rongga mulut anda yang asam. Kondisi mulut asam (pH rendah) dapat menyebabkan terjadinya pelepasan mineral dari gigi.

2. Melakukan pembersihan gigi.
Lakukan penyikatan gigi dengan teknik dan frekuensi yang tepat (artikel tanggal 10 Mei 2012 tentang jadwal menggosok gigiJadwal Menggosok Gigi yang Baik... baca selengkapnya... yang baik dan artikel 19 Juli 2012). Serta lakukan pembersihan mekanis tambahan bagi gigi menggunakan benang gigi5 Langkah Membersihkan Mulut dan Gigi... baca selengkapnya... (dental floss5 Langkah Membersihkan Mulut dan Gigi... baca selengkapnya...).

3. Menggunakan agen antibakteri bagi rongga mulut.
Anda dapat menggunakan obat kumur klorheksidin sebagai agen antibakteri bagi rongga mulut anda. Penggunaannya tidak boleh lebih dari 2 minggu berturut-turut.

4. Menggunakan pasta gigi berfluor.
Cara pemilihan pasta gigi yang tepat dapat dilihat pada artikel tanggal 10 Mei 2012.

Namun kebutuhan perawatan non invasif diatas berbeda-beda kebutuhannya bagi setiap orang, sebaiknya lakukan terlebih dahulu pemeriksaan faktor resiko gigi berlubang di Dokter Gigi.

Demikian Bapak Petrus, semoga informasinya bermanfaat


Bagikan artikel ini

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca juga artikel ini . . . .close