Beranda » Artikel » Apa Itu Implan Gigi? Ketahui Prosedurnya Disini!

Apa Itu Implan Gigi? Ketahui Prosedurnya Disini!

Desember 8, 2022

KLINIK GIGI JOY DENTAL, YOGYAKARTA – “Apa itu implan gigi? Memangnya gigi bisa diimplan? Bahayakah jika dilakukan implan gigi?” Sobat Joy Dental pasti mulai familiar dengan istilah implan gigi atau dental implant.

Implan gigi merupakan prosedur penggantian bagian akar gigi dengan menggunakan sekrup berbahan titanium yang ditanam di tulang rahang. Prosedur ini sedang menjadi tren dan cukup populer sebagai tindakan untuk menggantikan gigi yang hilang pasca pencabutan gigi. Namun, sebenarnya prosedur ini sudah cukup lama dikenal di dunia kedokteran gigi. 

Tindakan ini sudah dikenal oleh bangsa Mesir dan suku Indian di Amerika Selatan sejak tahun 1809 dengan menggantikan gigi yang baru saja dicabut dengan menggunakan tonggak dengan bahan emas (Shillingburg, dkk., 2012). Seiring berjalannya waktu prosedur ini semakin berkembang dengan menggunakan bahan yang semakin modern dan aman serta memiliki standar prosedur yang baik.

Mengenal lebih dalam mengenai apa itu implan gigi, Sumber: news.unair.ac.id

Mengenal lebih dalam mengenai apa itu implan gigi, Sumber: news.unair.ac.id

Implan gigi digunakan sebagai perawatan dalam menggantikan gigi yang hilang baik gigi hilang sebagian (parsial) maupun gigi hilang seluruhnya. Prosedur perawatan gigi hilang ini memiliki tingkat keberhasilan yang cukup tinggi dibandingkan dengan gigi tiruan konvensional, karena dental implant memiliki tingkat keawetan yang cukup baik, serta bisa memelihara jaringan pendukung gigi di sekitarnya. 

Penggunaan implan gigi ini juga memiliki tingkat kenyamanan yang cukup tinggi di dalam rongga mulut, karena implan ditanamkan langsung ke dalam tulang sehingga terasa lebih nyaman, selain itu implan gigi juga tampak lebih natural. Keuntungan lain dengan menggunakan implan adalah karena implan gigi memiliki struktur yang rigid dan memiliki kekuatan gigit yang baik, seperti gigi asli.

Manfaat Implan Gigi

Manfaat dari implan gigi diantaranya adalah mengembalikan fungsi mastikasi, fungsi estetik, fungsi fonetik (bicara), serta fungsi pemeliharaan jaringan pendukung gigi. 

1. Fungsi Mastikasi

Perawatan dengan implan gigi dapat mengembalikan fungsi mastikasi atau fungsi pengunyahan yang hilang atau kurang efektif karena adanya gigi yang hilang setelah dicabut. Dengan adanya gigi yang hilang menyebabkan beban kunyah terhadap gigi yang masih tersisa menjadi terlalu besar. Dimana hal ini bisa memberikan dampak negatif pada gigi sehat yang masih tersisa.

2. Fungsi Estetik

Gigi yang hilang setelah dicabut pasti akan menyebabkan kondisi ompong. Sobat Joy pasti tidak mau kan jika ada gigi yang ompong apalagi jika itu ada di gigi depan? Implan gigi bisa menjadi salah satu solusinya, dimana tindakan ini bisa menggantikan gigi yang hilang atau kondisi ompong sehingga fungsi estetika bisa terkoreksi.

Foto dokumentasi perawatan Implan Gigi di Klinik Gigi Joy Dental, Sumber: doc pribadi

Foto dokumentasi perawatan Implan Gigi di Klinik Gigi Joy Dental, Sumber: doc pribadi

3. Fungsi Fonetik

Kondisi gigi yang hilang setelah dicabut juga bisa menurunkan fungsi fonetik atau fungsi bicara, terutama jika terdapat di gigi depan. Sobat Joy tahu tidak ternyata gigi berperan penting loh dalam pembentukan fonasi? 

Jadi ada beberapa huruf yang terbentuk dengan bantuan gigi, seperti huruf “th”, “t”, “d”, dan lain sebagainya. Gigi yang hilang menyebabkan pengucapan huruf-huruf tertentu menjadi tidak jelas, oleh karena itu harus digantikan dengan gigi tiruan salah satunya adalah dengan menggunakan implan gigi.

4. Fungsi Pemeliharaan Jaringan Sekitar Gigi

Manfaat dari restorasi gigi ini memang sering diabaikan, namun apabila gigi ompong tidak dilakukan perawatan bisa berdampak negatif untuk jaringan sekitar gigi yang masih tersisa. Kondisi edentulous atau kehilangan gigi bisa menyebabkan terjadinya penurunan tulang yang bisa membuat gigi-gigi yang masih tersisa menjadi lebih mudah goyang. 

Prosedur Implan Gigi

Prosedur pemasangan implan gigi membutuhkan perencanaan dan desain yang baik, seperti seorang arsitek membuat desain bangunan sebelum memulai membangunnya. Sebelum dilakukan tindakan, dokter gigi akan menggali terlebih dahulu riwayat kesehatan yang ada pasien baik kesehatan umum maupun kesehatan rongga mulut pasien. 

Pasien akan dievaluasi secara medis untuk mengetahui adanya riwayat penyakit kardiovaskular (hipertensi, gagal jantung kongestif, endokarditis, dll.), gangguan endokrin (diabetes mellitus, gangguan tiroid, dll.), kehamilan, kelainan darah, dan penyakit tulang, dll. 

Adanya kelainan atau penyakit pada tubuh pasien dapat mempengaruhi tindakan implan gigi yang akan dilakukan. Oleh karena itu, untuk pasien yang memiliki penyakit sistemik akan disarankan untuk berkonsultasi dulu dengan dokter spesialis penyakit dalam hingga kondisi tubuhnya terkontrol dan mendapat persetujuan untuk menjalankan tindakan implan gigi. 

Ada beberapa tahapan yang harus dilalui dalam perawatan implan gigi mulai dari persiapan hingga akhirnya implan gigi dapat terpasang dan dapat dilanjut dengan pemasangan mahkota gigi.

Tahap Persiapan

Tahap ini akan dilakukan pemeriksaan secara komprehensif rongga mulut pasien untuk menentukan rencana perawatan yang paling baik. Selain itu akan dilakukan pengambilan foto rontgen mulut yang biasanya berupa rontgen periapikal, rontgen panoramik (OPG), serta CBCT (cone beam computed tomography). 

Selain itu dokter gigi juga akan melakukan pencetakan rahang untuk digunakan sebagai model studi dalam menentukan rencana perawatan.

Pada tahapan ini dokter gigi juga akan melakukan penilaian dan penentuan rencana perawatan untuk mencapai keberhasilan perawatan implan gigi. Dokter gigi akan menilai kualitas dan kuantitas tulang pendukung, apabila tulang pendukung tidak memadai akan dilakukan bone graft (cangkok tulang).

Prosedur implan gigi, Sumber: doc pribadi

Prosedur implan gigi, Sumber: doc pribadi

 

Tahap Pertama

Setelah didapatkan rencana perawatan yang tepat, tahap selanjutnya adalah prosedur pembedahan untuk pemasangan implan. Pada tahap ini biasanya juga dilakukan pencabutan gigi apabila gigi atau sisa akar gigi yang akan diimplan belum dicabut. 

Kemudian implan akan ditanamkan di dalam tulang rahang. Setelah itu akan ditunggu hingga implan benar-benar menyatu dengan tulang rahang yang biasanya membutuhkan waktu sekitar 3 bulan.

Tahap Kedua

Apabila implan sudah menyatu kuat dengan tulang rahang, maka proses selanjutnya adalah persiapan pembuatan tonggak untuk mahkota gigi atau yang disebut dengan abutment. Setelah tonggak atau abutment terpasang, selanjutnya dokter gigi akan melakukan pencetakan yang setelah itu akan dikirim ke laboratorium gigi untuk dibuatkan mahkota gigi yang sesuai.

Tahap Ketiga

Mahkota gigi yang dibuatkan akan disesuaikan ukuran, bentuk, warna, dan kontur yang sesuai dengan gigi asli yang masih tersisa. Selama proses pembuatan mahkota gigi di lab, biasanya dokter gigi akan memasangkan mahkota sementara untuk membantu pengunyahan, berbicara, dan mencegah gigi terlihat ompong sampai dengan mahkota permanen siap. 

Setelah mahkota definitif jadi, maka selanjutnya akan dilakukan tahap pemasangan mahkota gigi pada implan gigi.

Nah gimana nih Sobat Joy, jadi makin ada gambaran ya tentang implan gigi. Setelah membaca penjelasan ini kira-kira Sobat Joy masih merasa implan gigi berbahaya atau tidak? Tentu tidak ya Sobat Joy, apalagi penanganan implan gigi di Klinik Gigi Joy Dental yang bisa dijamin kualitasnya. 

Penanganan implan gigi di Klinik Gigi Joy Dental tentunya dilakukan setelah melalui proses rencana perawatan yang matang. Disamping itu tindakannya juga dilakukan oleh dokter gigi spesialis yang tentunya berkompeten di bidangnya ya Sobat Joy. Jadi, buat apa bingung dan takut? Yuk, bisa segera konsultasikan kondisi gigi Sobat Joy di Klinik Gigi Joy Dental!

Penulis : drg. Yonas Aditya Hendarto

Referensi :

Herbert T. Shilinburg, 2012, Fundamentals of Fixed Prosthodontics

Steven F. Rosenstiel, Martin F. Land, Junhei Fujimoto, 2016, Contemporary Fixed Prosthodontics

linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram