Waspadai Gigi Gemerutuk Saat Tertidur

Bagikan artikel ini

VIVAlife – Apakah Anda pernah mendengar suara gigi gemerutukBruxism, Gigi Gemeretuk Sewaktu Tidur... baca selengkapnya... sewaktu seseorang tertidur pulas? Dalam dunia kedokteran, aktivitas gigi yang tidak normal di dalam rongga mulut saat tidur disebut bruksism (bruxism) atau pengasahan gigi. Penyebab utama kondisi ini masih belum jelas, namun banyak penelitian yang mengatakan stres dan kondisi emosi seseorang berpotensi menyebabkan bruksism.

Selain itu kebiasaan seperti mengkonsumsi alkohol, kopi dan merokok secara berlebihan juga banyak disebut-sebut dapat mengakibatkan bruksism. Memang tidak semua orang mengalami bruksism setiap kali tidur. Biasanya terdapat gejala-gejala lain yang berhubungan dengan kebiasaan menggemerutukkan gigi, antara lain nyeri pada telinga, sakit kepala, migrain, gigi ompongNgemil Malam Bikin Gigi Cepat Ompong... baca selengkapnya..., insomnia, sakit leher dan sakit rahang.

Seperti dikutip dari BBC, kondisi ini memang terbilang umum terjadi. Bahkan tak jarang anak-anak yang mengalami bruksism. Sekilas memang tampak bukan masalah serius, tapi pengasahan gigi yang berulang dalam waktu yang lama sangat berpotensi merusak dan menimbulkan masalah gigiCabut Gigi Sebelum Operasi Jantung Berisiko Kematian... baca selengkapnya... serta gusi.

Tak jarang pula orang yang mengalami kelainan sendi-sendi rahang karena sudah menderita bruksism selama bertahun-tahun. Solusi terbaik adalah berkonsultasi dengan dokter gigiPenyebab Gusi Bengkak... baca selengkapnya.... Setelah didiagnosa, biasanya dokter akan menyarankan Anda untuk melakukan terapi. Untuk menghentikan kebiasaan tersebut, Anda sebaiknya mengikuti terapi yang bertujuan menurunkan stres seperti konseling, muscle relaxants dan bahkan tranquillisers.

Selain itu Anda juga dapat meminta dokter untuk membuatkan Anda dental appliance dari plastik yang dapat Anda pakai seperti gum shield saat tidur pada malam hari agar menghindari gigi bagian atas dan bawah Anda bergemerutuk.


Bagikan artikel ini

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca juga artikel ini . . . .close