Upacara Potong Gigi Adat Bali

Bagikan artikel ini

Upacara-Potong-Gigi-Adat-BaliUpacara potong gigi disebut juga mepandes, matatah, atau mesanggih. Upacara ini biasa dilakukan oleh masyarakat Hindhu Bali. Mepandes dilaksanakan untuk mengantar anak remaja yang menginjak masa dewasa.

Upacara potong gigi sudah menjadi adat yang wajib dilakukan masyarakat Hindhu Bali. Oleh karena itu, meskipun mereka tidak tinggal di Bali, mereka tetap melaksanakan upacara ini. Seperti keluarga Pak Mangku Ida Bagus Surya Dharmadi, misalnya. Pak Mangku sudah lama tinggal di Tangerang, Banten. Akan tetapi, ia dan keluarganya tetap melaksanakan adat ini.

Upacara potong gigi ini bertujuan untuk menghilangkan sifat raksasa yang ada pada diri, sekaligus sebagai pintu gerbang anak menjadi dewasa.

Upacara potong gigi bertujuan untuk melakukan bersih diri, yakni membuang sifat keraksasaan. Gigi yang dipotong pada upacara ini adalah gigi taring. Itu pun hanya sebagian kecil dari ujung gigi taring yang dipotong. Jadi, jangan dibayangkan bahwa gigi yang dipotong sampai setengah atau lebih banyaknya.

Upacara potong gigi ini biasanya dilakukan untuk anak yang mulai menginjak dewasa. Tandanya, jika perempuan, maka dia sudah mulai mengalami menstruasi. Jika laki-laki, ketika suaranya sudah mulai berubah.


Bagikan artikel ini

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca juga artikel ini . . . .close