Terlalu Dini Cabut Gigi Susu, Anak Juga Bisa Tonggos

Bagikan artikel ini

Memberikan empeng, faktor keturunan hingga terlalu sering bernapas lewat mulut memang diketahui dapat membuat gigi anak tonggosKebiasaan Ngempeng Bisa Bikin Gigi Anak Tonggos? Ini Kata Dokter... baca selengkapnya.... Nah, satu lagi penyebab gigi anakSelamatkan Gigi Si Kecil dari Permen!... baca selengkapnya... tonggos menurut dokter adalah mencabut gigi susuMengenal Periode Pertumbuhan Gigi... baca selengkapnya... anak terlalu awal.

Prof drg Armasastra Bahar, PhD, dosen Departemen Ilmu Kesehatan GigiGigi Bungsu Tumbuh Miring, Haruskah Dioperasi?... baca selengkapnya... Masyarakat dan Kedokteran GigiProsedur Pasang Behel Kawat Gigi... baca selengkapnya... Pencegahan (IKGM-P) FKG UI mengatakan bahwa fungsi gigi susu adalah sebagai penuntun pertumbuhan gigi tetapMengenal Periode Pertumbuhan Gigi... baca selengkapnya... atau gigi permanen. Jika dicabut sebelum waktunya, peran fungsi tersebut akan hilang dan gigi permanen dapat tumbuh tidak teratur.

“Kalau gigi susu yang belum pada waktunya sudah dicabut, misalnya karena mengalami trauma, maka pertumbuhan gigiBius Lokal Hambat Pertumbuhan Gigi?... baca selengkapnya... selanjutnya dapat tumbuh tidak beraturan dan menjadi gigi tonggosTonggos, Gingsul dan Gummy Smile, Ini Bedanya... baca selengkapnya.... Sebab, peran gigi susu merupakan sebagai penuntun pertumbuhan gigi tetapnya (gigi permanen) tumbuh teratur,” tutur Prof Arma ketika dihubungi detikHealth dan ditulis Rabu (10/12/2014).

Trauma karena anak terjatuh atau terpentok memang dapat menjadi penyebab gigi susu anak tanggal atau lepas. Karena itu sebaiknya orang tua menjaga anak dengan hati-hati untuk menghindari risiko trauma pada gigi anak.

Namun juga gigi susu sudah terlanjur dicabut atau tanggal sebelum waktunya, maka orang tua sebaiknya berkonsultasi ke doker gigi untuk mengetahui apakah anak mempunyai potensi gigi tonggos atau tidak. Prof drg Heriandi Sutadi, SpKGA(K), PhD, Guru Besar FKG UI, mengatakan bahwa konsultasiMemasang Kawat Gigi... baca selengkapnya... ke dokter gigiMengenal Spesialisasi Dokter Gigi... baca selengkapnya... penting untuk mengetahui terapi apa yang cocok dilakukan untuk anak dengan risiko gigi tonggos.

“Dokter akan merawat atau memberikan terapi dari yang menggunakan alat sederhana hingga rumit. Ada perawatan menggunakan serial extraction atau serial extraksi di Indonesia sudah jarang dipakai karena penggunaannya harus tepat sekali dan tidak boleh meleset. Ada juga terapi yang dilakukan untuk di dalam rahang, tapi tergantung kondisi seseorang dan harus melalui proses diagnosis dokter,” terang Prof Heriandi yang juga praktek di RS Pondok Indah ini.

Penggunaan kawat gigiGigi Renggang Perlu Pasang Behel... baca selengkapnya... atau behelGigi Renggang Perlu Pasang Behel... baca selengkapnya... juga merupakan salah satu bentuk terapi yang dilakukan untuk mencegah gigi tonggos. Namun Prof Atma mengatakan bahwa sebaiknya pemasangan behel dilakukan di dokter gigi, bukan tukang gigiTukang Gigi dan Risiko Infeksi... baca selengkapnya.... Hal ini berkaitan dengan risiko korosi atau karat pada kawat gigi yang dapat menyebabkan kanker.

“Kawat gigi yang digunakan oleh para tukang gigi kebanyakan berasal dari Tiongkok yang kualitas dan harganya murah sehingga rawan korosi. Jika makanan, air liur, minuman yang diminum orang tersebut masuk ke dalam organ tubuh yang lain. Akan berdampak terjadinya bermacam-macam penyakit, salah satunya kanker,” tegasnya.


Bagikan artikel ini

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca juga artikel ini . . . .close