Tampaknya Sehat, Tapi 4 Hal Ini Bikin Sikat Gigi Jadi Sarang Kuman

Bagikan artikel ini

Untuk menjaga kebersihan gigiCara Membersihkan Sikat Gigi... baca selengkapnya..., Anda pasti rutin menggosok gigiAnak Usia 5 Tahun Sudah Bisa Dibiarkan Gosok Gigi Sendiri? Ah Belum Tentu... baca selengkapnya.... Tapi seberapa higieniskah sikat gigiJangan Asal Sikat Gigi Bila Tak Ingin Gigi Abrasi... baca selengkapnya... Anda? Sebab terkadang hal-hal sepele justru membuat sikat gigi sebagai sarang aneka kuman. Kesalahan seperti apa yang malah membuat alat pembersih gigi ini malah jadi rumah bakteri, virus, dan bahkan jamur?

Di waktu tertentu, mikroba yang bersarang di sikat gigi bisa mencapai angka 10 miliar. Itu makanya penting untuk mengganti sikat gigi secara rutin. Jangan ganti sikat gigi Anda saat bulunya mulai menipis saja. Nah, patut disimak hal-hal yang tampaknya sehat dan tidak berbahaya namun justru menjadikan sikat gigi sebagai sarang kuman, seperti dikutip dari Fox News, Rabu (26/3/2014):

1. Sikat Gigi Diletakkan Tak Sampai 2 M dari Toilet

Sikat gigi umumnya diletakkan di dalam kamar mandi. Padahal jika diletakkan di dalam kamar mandi, maka sikat gigi akan tercemar kotoran dan mikroba lain yang tidak diinginkan masuk ke mulut. Apalagi jika sikat gigi tersebut diletakkan tak sampai dua meter dari toilet. Menurut Dr Gerry Curatola, pendiri Rejuvenation Dentistry dan pengarang buku ‘Smile For Life, Rejuvenation Dentistry and the Art of Wellness’, jarak itu terlalu dekat.

“Orang tidak menyadari bisa jadi ada lebih bakteri pada sikat gigi daripada dudukan toilet,” kata Curatola.

2. Menyimpan Sikat Gigi dalam Kemasan Plastik

Cara Anda menyimpan sikat gigi dapat mempengaruhi berapa banyak kuman yang bersemayam di sikat gigi Anda. Tampaknya menyimpan sikat gigi di dalam kotak atau tabung plastik aman dari kuman, namun menurut Curatola tidaklah sehigienis itu.

“Menempatkan sikat gigi dengan tempat dari plastik berpenutup bisa jadi masalah karena tempat plastik itu bertindak seperti cawan petri sehingga memungkinkan tumbuh virus dan bakteri di dalamnya,” kata Curatola.

CDC di Atlanta bahkan telah menyarankan agar tidak menggunakan tempat dari plastik berpenutup untuk tempat sikat gigi dan alat pembersih mulut lainnya.

Namun demikian menurut Curatola meletakkan sikat gigi dalam posisi tegak di dudukan sikat gigi atau cangkir juga berpotensi membuat sikat gigi terpapar mikroba atau kuman. Lalu bagaimana sebagaiknya sikat gigi disimpan? Curatola merekomendasikan agar kepala sikat gigi dikerudungi dengan semacam kantung yang terbuat dari kain. Alat penyimpan ini tidak akan membuat bulu sikat menjadi lembab, namun dapat bertindak sebagai penghalang kuman.

3. Menghilangkan Kuman Sikat Gigi dengan Microwave

Salah satu kesalahan yang dilakukan beberapa orang untuk membasmi kuman di sikat gigi adalah dengan memanaskannya sebentar di microwave. “Mereka pikir bisa mensterilkan, tapi yang sebenarnya terjadi adalah memanaskan plastik. Kebanyakan sikat gigi terbuat dari plastik, silikon, dan nylon, yang mana microwave bisa merusaknya,” terang Curatola.

Bahkan dengan memanaskan sikat gigi di dalam microwave bisa membuat orang yang menggunakan sikat itu berisiko terpapar bisphenol-A (BPA), bahan kimia yang ditemukan di berbagai jenis plastik dan ditengarai berkaitan dengan anek dampak kesehatan, termasuk gangguan kesuburan dan aneka jenis kanker.

Ketimbang memanaskan sikat gigi, Curatola merekomendasikan untuk membilas sikat gigi kotorSudah Rajin Sikat Gigi Kok Masih Kotor Giginya?... baca selengkapnya... dengan air hangat dan sedikit sabun, kemudian menutupinya dengan kantung kain untuk mencegah kuman datang dan hinggap. Dia juga merekomendasikan membeli sikat gigi baru setidaknya empat kali dalam setahun.

4. Pasta Gigi4 Manfaat Lain Pasta Gigi | Unik Menarik... baca selengkapnya... Hilangkan Kuman di Sikat Gigi?

“Pasta gigi normal tidak berdampak pada bakteri pada sikat gigi,” kata Curatola.

Dia menjelaskan pada dasarnya mulut memiliki biota bakteri yang berjumlah miliaran atau microbiom oral. Ketika microbiom oral dalam keadaan sehat, maka manusia terlindung dari virus yang mematikan dan bakteri di sekitarnya. “Namun pada kebanyakan orang, mikrobiom menjadi berubah karena penggunaan pasta gigi berdeterjen atau obat kumurIni Alasannya Tidak Dianjurkan Pakai Obat Kumur Terlalu Sering... baca selengkapnya... yang mengandung alkohol.


Bagikan artikel ini

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca juga artikel ini . . . .close