Sikat Gigi Teratur Bantu Kurangi Risiko Penyakit Jantung

Bagikan artikel ini

075515_gosokgigiJakarta, Gigi dan gusi bersih, senyum indah, dan terhindar dari bau mulut bisa didapat dengan teratur menyikat gigi. Selain itu, nyatanya teratur menyikat gigi juga berhubungan dengan peradangan akibat penyakti kardiovaskular, seperti penyakit jantung.

Studi yang diterbitkan dalam jurnal Trends in Endocrinology and Metabolism menemukan bahwa infeksi mulut yang disebabkan perkembangan bakteri di mulut dapat meningkatkan risiko penyakit kardiovaskular dan peradangan. Infeksi mulut seperti gigi berlubang dan penyakit periodontal misalnya gingivitis dan periodontitis adalah penyakit yang paling umum dan kronis.

Penelitian sebelumnya telah menyoroti hubungan antara kesehatan mulut yang buruk dan peningkatan risiko penyakit kardiovaskular. Selain itu, bakteri dalam mulut juga dikaitkan dengan peningkatan risiko seseorang terkena stroke, terutama di kalangan laki-laki. Ketika terjadi infeksi pada mulut, akan terbuka peluang bakteri bermigrasi ke jantung dan arteri melalui aliran darah. Akibatnya, timbullah peradangan.

“Mengingat tingginya prevalensi infeksi oral, risiko mereka berkontribusi terhadap penyakit kardiovaskular di masa depan. Ini sangat penting untuk diperhatikan masyarakat,” ucap Thomas Van Dyke dari Forsyth Institute, dikutip dari Medical Daily, Minggu (31/4/2015).

Para peneliti mencoba untuk mengetahui apakah terapi dapat mengobati periodontitis dan penyakit kardiovaskular. Mereka menemukan bahwa obat penurun kolesterol dengan dosis tinggi dapat meningkatkan anti-inflamasi molekul lipoxins dan resolvins dalam darah sehingga efektif dalam mengendalikan periodontal dan peradangan kardiovaskular. Van Dyke menuturkan, penemuan ini diharap dapat mengungkap penyakit patogenesis sekaligus mengembangkan target farmakologis baru untuk pengobatan infeksi mulut dan penyakit jantung.

Salah satu penulis studi lainnya mengatakan bahwa gigi dan mulut letaknya berjauhan dengan jantung. Namun sebenarnya dua hal itu sangat berkaitan karena mulut merupakan pintu masuk segala hal yang akan disalurkan ke dalam tubuh. Peridontitis adalah infeksi gusi yang dapat menghancurkan jaringan lunak serta tulang pada gigi. Jika tidak segera ditangani, bisa timbul kerusakan yang lebih parah.

“Mayoritas penyakit dan kondisi penuaan yang dapat menyebabkan diabetes tipe 2 akan memicu adanya inflamasi utama yang dapat diperburuk oleh adanya periodontitis. Periodontitis bukan penyakit biasa, karena risikonya dapat berubah-ubah,” kata Van Dyke.


Bagikan artikel ini

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca juga artikel ini . . . .close