Permen Bukan Musuh Utama Gigi

Bagikan artikel ini

Kompas.com – Gigi berlubangKaries gigi penyebab gigi berlubang... baca selengkapnya... merupakan salah satu masalah kesehatan paling lazim. Meski banyak diderita anak-anak, namun gigi berlubang adalah  masalah seumur hidup bagi banyak orang. Apa saja faktor penyebab gigi berlubang?

Musuh terbesar bagi gigi adalah makanan yang mengandung gula dan zat pati, seperti karbohidrat. Bakteri dalam mulut akan mengubah sebagian gula dan karbohidrat yang kita makan menjadi asam. Bakteri dan asam yang dibektuknya menjadi endapan lengket, disebut plak gigiAtasi Gusi Berdarah Sejak Dini... baca selengkapnya..., yang menempel pada permukaan gigi.

Asam yang merusak dan terbentuk dalam plakPengertian Karang Gigi /CALCULUS... baca selengkapnya... menyerang mineral pada permukaan luar email gigi. Erosi yang ditimbulkan plak akan menciptakan lubang-lubang kecil pada permukaan email.

Kebanyakan orang mengira permen manis sebagai perusak utama gigi, padahal minuman berkarbonasi yang manis, seperti cola, lebih berbahaya karena karbonasi akan meningkatkan produksi asam dalam mulut. Beberapa studi juga menunjukkan minuman olahraga (sport drink) akan merusak enamel gigi karena kandungan gulanya.

Untuk mencegahnya, lakukan langkah berikut: – Kurangi konsumsi makanan manis, termasuk juga soft drinks dan sport drinks.

– Jangan terlalu sering ngemil karena akan meningkatkan kadar asam dalam mulut meningkat.

– Bila Anda sangat ingin makan sesuatu yang manis, pilihlah permen karetKunyah Permen Karet Perangi Satu Miliar Bakteri... baca selengkapnya... yang tak mengandung gula. Mengunyah akan meningkatkan produksi air liur yang secara alami membersihkan mulut dan menetralisir keasaman.

Sikat gigiSudah Rajin Sikat Gigi Kok Masih Kotor Giginya?... baca selengkapnya... Anda dua kali sehari, sesudah makan dan sebelum tidur.

– Kunjungi dokter gigiSudahkah Kita Menyikat Gigi dengan Benar?... baca selengkapnya... Anda setiap 6 bulan sekali untuk melakukan pemeriksaan dan membersihkan tumpukan plak.


Bagikan artikel ini

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca juga artikel ini . . . .close