Merawat Gigi Anak, Kuncinya Pembiasaan

Bagikan artikel ini

Konsep kebersihan diri harus mulai ditanamkan sedini mungkin. Salah satu yang harus mulai dibiasakan adalah menyikat gigiSikat Gigi Ini Membantu Menjangkau Lebih Dalam Hingga Gigi Bagian Belakang... baca selengkapnya... dua kali sehari, pagi dan malam hari. Kebiasaan ini wajib ditanamkan agar anak rajin membersihkan giginya kelak.

Perawatan gigiMitos vs Fakta Seputar Gigi dan Mulut... baca selengkapnya... yang kurang terhadap gigi anakGejala Demam Belum Tentu karena si Kecil Tumbuh Gigi... baca selengkapnya... bisa menimbulkan risiko yang berat. Mulai dari gigi berlubangLakukan Hal Ini untuk Cegah Kerusakan Gigi... baca selengkapnya..., keropos, serta gigiCara Membersihkan Sikat Gigi... baca selengkapnya... berwarna kehitaman. Dari segi estetika pun gigi yang ompong atau tumbuh berjejalan dan tonggos bisa mengurangi rasa percaya diri anak.

Pencegahan terhadap kondisi-kondisi tersebut sebenarnya mudah, yakni dengan menjaga kebersihan gigiTak Perlu Menyikat Gigi Setiap Habis Makan... baca selengkapnya.... Kegiatan menyikat gigi dua kali sehari, pagi setelah sarapan dan malam sebelum tidur, terbukti mengurangi kerusakan gigiLakukan Hal Ini untuk Cegah Kerusakan Gigi... baca selengkapnya... anak.

Masalahnya, anak-anak selalu merasa kegiatan menyikat gigi tidak menyenangkan. Rasa kantuk di malam hari juga menyebabkan anak malas menyikat giginya sebelum tidur. Oleh karena itu orangtua harus sabar dan konsisten dalam menanamkan kebiasaan menyikat gigi.

“Menerapkan kebiasaan pada anak memang dibutuhkan teknik tersendiri. Cara yang paling utama adalah dengan menciptkan lingkungan dan kegiatan yang menyenangkan untuk anak,” kata psikolog anak, Fabiola Priscillia, di acara peluncuran kampanye Sikat GigiCara Sikat Gigi Yang Benar... baca selengkapnya... Pagi dan Malam, yang digagas Pepsodent di Jakarta beberapa waktu lalu.

Orangtua bisa mengajari anak pentingnya membersihkan gigi4 Tips Pintar untuk Membersihkan Sela-sela Gigi... baca selengkapnya... di pagi dan malam hari dengan cara yang inspiratif dan menyenangkan. Namun, yang terpenting tentu saja orangtua memberikan contoh nyata. “Biarkan anak melihat kita menikmati kegiatan menyikat gigi sehingga anak akan mempersepsikan sikat gigi sebagai hal yang menyenangkan,” ujar Fabiola.

Contoh yang dipelajari anak dari orang di sekelilingnya akan semakin dikuasai bila disertai latihan. Karena itu, jangan berharap balita langsung terampil membersihkan giginya segera setelah diajarkan. Biarkan ia memahami dan kemudian mempraktikkannya.

Pengalaman Ersamayori,  presenter dan ibu dari Aiska (5) dan Talula (1) mungkin bisa menjadi inspirasi. “Awalnya saya sering bertengkar dengan Aiska ketika mengajarinya menyikat gigi. Lalu kami mulai mengajarkan cara menyikat gigi lewat permainan. Ternyata Aiska suka. Kami juga tidak pernah menyuruhnya sikat gigi, namun memberi contoh. Kini ia termasuk rajin menggosok gigiTak Perlu Menyikat Gigi Setiap Habis Makan... baca selengkapnya... dan kondisi giginya sangat bagus,” katanya.

Orangtua juga bisa menarik minat anak akan kegiatan menyikat gigi dengan cara menyediakan sikat gigi dengan gambar menarik, menciptakan suasana yang fun, sering melakukan kegiatan menyikat gigi bersama-sama, serta tak lupa memberikan pujian pada perilakunya.

Selain menyikat gigi, sebaiknya gigi anak diperiksakan ke dokter gigi6 Alasan Mengapa Gigi Harus Dicabut... baca selengkapnya... minimal enam bulan sekali, terutama pada masa pergantian gigi susuPerawatan Gigi Susu Pengaruhi Gigi Permanen... baca selengkapnya... ke gigi tetap. Selamat merawat gigiInilah Cara Merawat Gigi Palsu... baca selengkapnya... anak!


Bagikan artikel ini

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca juga artikel ini . . . .close