Kebiasaan Ngempeng Bisa Bikin Gigi Anak Tonggos? Ini Kata Dokter

Bagikan artikel ini

Pada anak kecil, kebiasaan menggunakan empeng alias ngempeng memang lumrah terjadi. Apalagi jika empeng biasa digunakan agar anak berhenti menangis atau sekadar iseng. Tapi jangan salah, penggunaan empeng yang tak tepat juga bisa memicu gigi anakGejala Demam Belum Tentu karena si Kecil Tumbuh Gigi... baca selengkapnya... menjadi tonggos lho.
Diutarakan Prof drg Heriandi Sutadi, SpKGA(K), PhD dari RS Pondok Indah Jakarta, gerakan empeng yang ditarik dan ditekan secara terus menerus, tekanannya akan mendorong atau menyebabkan rahang atasPasang behel hanya 1 rahang saja... baca selengkapnya... maju.
“Pada anak di masa pertumbuhan, gigi tonggosTonggos, Gingsul dan Gummy Smile, Ini Bedanya... baca selengkapnya... ini lebih cepat karena tekanan dari dalam ke luar akibat gerakan empeng itu itu menyebabkan rahang maju,” kata Prof Heriandi ketika berbincang dengan detikHealth dan ditulis pada Rabu (10/12/2014).

Normalnya, anak masih mengedot atau mengempeng sampai berusia 2,5 tahun. Namun, jika lebih dari itu, menurut Prof Heriandi sebaiknya dicegah agar giginya tidak tonggos. Meskipun, ada faktor lain yang menyebabkan gigi tonggos misalnya kebiasaan buruk dan faktor psikologis.

Jika penyebab sering ngempeng karena anak merasa kurang disayang, maka orang tua perlu lebih memperhatikan si kecil. Sebaliknya, jika penyebabnya karena kebaisaan buruk, harus dibawa ke dokter gigiMENANGANI KALKULUS atau KARANG GIGI... baca selengkapnya... dan dipasangkan alat creed yang diletakan di mulut.

“Jadi kalau anak mau gigit-gigit kan gak enak, sehingga dapat mengganggu kebiasaan tersebut. Tapi, harus dengan konsultasiPasang behel hanya 1 rahang saja... baca selengkapnya... dokter terlebih dahulu karena alatnya tidak hanya creed, melainkan banyak alat,” tutur Prof Heriandi.

Dihubungi terpisah, Prof drg Armasastra Bahar, PhD menekankan sebaiknya orang tua tidak membolehkan anak mengemut empeng. Sehingga, orang tua harus bertahap berusaha menghilangkan dan mengurangi kebiasaan anak yang suka ngempeng. Caranya dengan dilarang pelan-pelan atau membungkus jari anak dengan perban supaya ketika dia mengemut ada rasa tidak nyaman dan tidak enak.

“Meskipun, katanya ada alat ortodentik yang memakai inovasi teknologi empeng yang tidak akan menyebabkan tonggos. Bentuknya bisa disesusaikan dengan bentuk rahang, dan sudah banyak dijual di pasaran dan supermarket. Tapi saya tetap tidak merekomendasikan anak kecil mengemut empeng, karena sepertinya belum ada yang meneliti bahwa alat itu mampu mencegah tonggos,” kata Prof Arma.


Bagikan artikel ini

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca juga artikel ini . . . .close