Gigi Ibu Hamil Berlubang, Dampaknya Bisa ke Janin

Bagikan artikel ini

ee0d2e39-4605-4e82-9176-24d69c82454b_169Jakarta, Perkembangan anak yang baik sering disebut harus mulai diperhatikan sejak 1.000 hari pertama hidupan. Hal ini termasuk saat janin berkembang dalam rahim.

Asupan makanan ibu harus cukup sehingga nutrisi bisa diperoleh untuk janin berkembang optimal. Direktur Bina Upaya Kesehatan Dasar Kementerian Kesehatan drg Kartini Rustandi, MKes, mengatakan hal ini tentu akan sulit dicapai bila gigi rusak.

“Pertama gigi mungkin ngilu dan akan terus jadi nyut-nyutan. Dampaknya jadi enggak bisa makan, mag kambuh. Panjang urusannya,” kata drg Kartini pada acara temu media di Kementerian Kesehatan, Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa (22/9/2015).

“Kalau ibunya enggak makan kan nanti proteinnya, gizi-gizinya akan kurang. Terus nanti air susu ibunya juga enggak bagus,” lanjutnya.

Pernyataan drg Kartini ini menyusul data yang menunjukkan masih banyaknya kasus kariesProses Gigi Berlubang (Karies)... baca selengkapnya... gigi pada penduduk Indonesia berusia 12 tahun ke atas. Riset kesehatan dasar 2013 menunjukkan bahwa ada 53 persen penduduk yang memiliki karies gigiKaries gigi penyebab gigi berlubang... baca selengkapnya....

Data dari riset yang sama menunjukkan bahwa kebiasaan menyikat gigiSikat Gigi Tak Usir Semua Bakteri... baca selengkapnya... masyarakat sendiri sebetulnya cukup tinggi yaitu mencapai 93 persen. Hanya saja sayang yang melakukannya dengan benar (menyikat gigi sehabis makan dan sebelum tidur) cuma sekitar 2 persen penduduk.(fds/up)


Bagikan artikel ini

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca juga artikel ini . . . .close