Gigi Bungsu, Masalah Dan Pengobatanya

Bagikan artikel ini

Gigi bungsu adalah gigi geraham ketiga yang muncul pada usia sekitar 18-20 tahun.
Arti Pertumbuhan atau kemunculan gigi bungsu yang dalam dunia kedokteran gigi sering disebut dengan dens molaris inferior tertius atau molar ketiga ini memang kerap memberikan rasa sakit yang sangat menggangu aktifitas kita. Beberapa dari kita mungkin kurang paham akan gigi bungsu ini.

Gigi bungsu termasuk dalam kategori struktur vestigial yaitu struktur yang fungsi awalnya menjadi hilang atau berkurang sejalan dengan evolusi. Banyak ahli berpendapat bahwa perubahan jenis makanan pada manusia modern dari mentah menjadi dimasak membuat makanan lebih lunak. Selain itu, pemeliharaan gigi moderen mengalami kemajuan pesat. Akibatnya kerusakan pada gigi berkurang. Kehadiran gigi bungsu yang diperkirakan dapat membantu bila ada geraham lain yang tanggal menjadi tidak berguna, malah pada kebanyakan orang menjadi masalah.

Ada sejumlah faktor yang menyebabkan gigi mengalami impaksi. Karena jaringan sekitarnya yang terlalu padat, adanya retensi gigi susu yang berlebihan, tanggalnya gigi susu terlalu awal. Bisa juga karena tidak adanya tempat untuk erupsi. Rahang “kesempitan” gara-gara pertumbuhan tulang rahang kurang sempurna.

Pertumbuhan rahang dan gigi mempunyai tendensi bergerak maju ke arah depan. Apabila pergerakan ini terhambat oleh sesuatu yang merintangi, bisa terjadi impaksi gigi. Misalnya, karena infeksi, trauma, malposisi gigi, atau gigi susu tanggal sebelum waktunya. pertumbuhan rahang dan gigi dipengaruhi oleh faktor keturunan. Jika salah satu orang tua mempunyai rahang kecil, dan bapak bergigi besar-besar, ada kemungkinan salah seorang anaknya berahang kecil dan bergigi besar-besar. Akibatnya, bisa terjadi kekurangan tempat erupsi gigi bungsu, dan terjadilah impaksi.

Makanan lunak yang mudah ditelan menjadikan rahang tak aktif mengunyah. Sedangkan makanan banyak serat perlu kekuatan rahang untuk mengunyah lebih lama. Proses pengunyahan lebih lama justru menjadikan rahang berkembang lebih baik. Seperti diketahui, sendi-sendi di ujung rahang merupakan titik tumbuh atau berkembangnya rahang. Kalau proses mengunyah kurang, sendi-sendi itu pun kurang aktif, sehingga rahang tidak berkembang semestinya. Rahang yang harusnya cukup untuk menampung 32 gigi menjadi sempit. Akibatnya, gigi bungsu yang selalu tumbuh terakhir itu tidak kebagian tempat untuk tumbuh normal. Ada yang tumbuh dengan posisi miring, atau bahkan “tidur” di dalam karena tidak ada tempat untuk nongol.

Untuk mendukung perkembangan rahang, sebaiknya sering-sering mengkonsumsi makanan berserat supaya gigi jadi lebih aktif menggigit, memotong, dan mengunyah. Rahang pun menjadi makin aktif dan diharapkan akan tumbuh normal. Dampaknya, pertumbuhan gigi pun bisa lebih bagus. Tapi jangan lupa, periksakan gigi secara rutin untuk memantau kesehatan gigi.

Masalah Pada Gigi Bungsu.

– Gigi yang berdesakan
Karena gigi bungsu tumbuh paling akhir, terkadang rahang tidak memiliki tempat yang cukup untuk gigi bungsu tumbuh dengan wajar. Akibatnya gigi bungsu mendesak gigi geraham yang berada di depannya. Hal ini akan mengakibatkan sakit pada gigi. Masalah ini umumnya diatasi dengan mencabut gigi bungsu yang baru tumbuh. Bila gigi bungsu menempati posisi yang sulit untuk dicabut, yang dicabut adalah gigi geraham yang terdesak sehingga gigi bungsu mendapat tempat yang cukup untuk tumbuh.

– Gigi yang tidak muncul sempurna pada gusi
Terkadang gigi bungsu tidak muncul dengan sempurna pada gusi. Gusi yang menutupi gigi dapat menyebabkan penumpukan sisa makanan dan bakteri yang dapat menyebabkan infeksi dan sakit pada gigi.

Pengobatannya.

– Pencabutan
Sebelum dicabut, gigi umumnya akan difoto terlebih dahulu dengan sinar X untuk mengetahui bentuk, posisi dan kedalaman gigi. Pencabutan gigi bungsu biasanya dilakukan dengan pembiusan lokal, namun terkadang juga dilakukan dengan bius total. Walaupun tergolong operasi kecil, pencabutan gigi sebaiknya dilakukan secara profesional oleh dokter gigi, mengigat komplikasi yang mungkin timbul saat dan setelah pencabutan.

– Hal yang perlu diperhatikan setelah pencabutan gigi
Untuk mempercepat proses penyembuhan:
Usahakan beristirahat sepanjang hari dan tidak mengerjakan pekerjaan berat. Hindari merokok. Bila memungkinkan selama proses penyembuhan (3-4 hari), minimal selama 24 jam setelah operasi. Hindari berkumur atau menggosok gigi selama 24 jam setelah operasi. Setelah 24 jam, kebersihan daerah operasi dapat dijaga dengan berkumur air hangat bergaram (1 sendok teh garam untuk 1 gelas air) minimal 4 kali sehari.

Berkumurlah dengan hati-hati karena tekanan dapat menyebabkan lubang bekas operasi terbuka lagi dan terjadi pendarahan. Setelah 24 jam, meggosok gigi dapat dilakukan dengan hati-hati, terutama di daerah operasi. Bila diberi obat penahan sakit dan antibiotik, minumlah sesuai petunjuk dokter. Antibiotik harus dihabiskan walaupun gigi sudah tidak terasa sakit. Sebaliknya, obat penahan sakit dapat dihentikan bila sakit mereda. Makan dan minumlah seperti biasanya. Hindari berdiet, karena makan dan minum yang cukup sangat penting untuk proses penyembuhan.

Hindari minum menggunakan sedotan karena tekanannya dapat melepaskan gumpalan darah pada lubang operasi. Hindari minuman bersoda karena busanya diperkirakan dapat melepaskan gumpalan darah pada lubang operasi. Minuman jus buah terutama jeruk sangat disarankan.

Makan tambahan vitamin C dianjurkan. Untuk menghindari pembengkakan, setelah operasi rahang sebaiknya dikompres dengan es atau air dingin. Tempelkan kompres dingin selama 15 menit, diseling 10 menit tanpa kompres, diulang sampai saat istirahat malam. Pada hari-hari setelah hari operasi, rahang dapat dikompres dengan kompres hangat, untuk menstimulasi peredaran darah di daerah gigi bungsu yang dapat mempercepat penyembuhan.

Masalah yang mungkin timbul setelah pencabutan.

– Pendarahan
Pendarahan tidak dapat dihindari dan dapat berlangsung selama satu hari penuh. Berkumur pada saat pendarahan terjadi sangat tidak dianjurkan. Pendarahan akan berhenti saat darah mulai menggumpal di lubang pencabutan, dan berkumur dapat menyebabkan gumpalan darah terlepas. Hal ini dapat memperlambat proses penyembuhan dan menyebabkan pendarahan terjadi lebih lama.

Lubang operasi tidak tertutup sempurna.

Setelah gigi bungsu dicabut, darah akan menggenangi lubang bekas gigi dan menggumpal. Terbentuknya gumpalan darah ini sangat penting karena berfungsi sebagai tempat gusi kemudian akan tumbuh menutupi lubang. Diperkirakan sebanyak 5-10 persen kasus mengalami penutupan lubang yang tidak sempurna atau terlepasnya gumpalan darah sebelum waktunya.

Infeksi.

Infeksi yang terjadi saat proses penyembuhan dapat dihindari dengan minum antibiotik dan menjaga kebersihan mulut. Berkumur dengan air garam setiap selesai makan dapat membantu membersihkan daerah operasi.

sumber : http://setengahbaya.info/arti-gigi-bungsumasalahdan-pengobatanya.html

Konsultasikan kesehatan gigi dan mulut seperti Layanan Perawatan Ortodontik, Pembuatan Gigi Tiruan, Perawatan Saluran Akar, Cabut Gigi, Tambal Gigi, Pembersihan Karang Gigi, Tooth Whitening/Bleaching, Pasang Behel Gigi atau Kawat Gigi untuk anda dan keluarga anda di Klinik Gigi Joy Dental Yogyakarta.

Anda bisa datang langsung ke alamat Joy Dental di:

Joy Dental Kaliurang
Jl. Kaliurang Km 5 No.21
(Seberang Samsung Service Center)
Telp. 085106556688, 0274-555409 atau,

Joy Dental Seturan
Ruko Seturan Square Kav 9
Jl. Seturan Raya No.1
(Ruko Orange - Timur Restoran Waiki)
Telp. 085107556699, 0274-4332963 atau,

Joy Dental Gamping
Jl. Ringroad Barat, Ambarketawang
(selatan simpang tiga Ringroad Gamping)
Telp. 081215408887 atau,

Joy Dental Godean
Jl. Kyai Mojo No.101A, Tegalrejo, Kota Yogyakarta
(Sebelah Melia Laundry)
Telp. 087891915357

Anda juga dapat mengisi kolom konsultasi pada FORM KONTAK KONSULTASI. Anda juga dapat memberikan komentar pada artikel ini untuk memberikan masukan, konsultasi atau pertanyaan lainnya yang berhubungan dengan artikel ini.

Artikel ini bisa dicari dengan beberapa istilah yang berbeda seperti gigi bungsu, gigi bungsu tumbuh berapa lama, gigi geraham miring dan lain sebagainya.

Setiap pertanyaan anda akan kami jawab dengan senang hati demi memberikan pengetahuan yang luas dan bermanfaat tentang kesehatan gigi dan mulut serta pemasangan behel gigi atau kawat gigi


Bagikan artikel ini

122 thoughts on “Gigi Bungsu, Masalah Dan Pengobatanya

  1. Putri

    Untuk harga operasi gigi bungsu ini berapa yaa

    • admin

      Selamat Siang Putri, untuk jawaban konsultasinya sudah dikirimkan via email joydental.yogya@yahoo.com ya. Kapan rencana mau ke Joy Dental? Terima Kasih

  2. Indah setia

    Dok sy mau tanya biaya operasi pencabutan gigi geraham yg impaksi brp ya, setelah di rontgen kedua gigi bagian bawah tumbuhnya tidur sedangkan yg di atas tidak mau keluar, dokter gigi sy menyarankan utk operasi dg dokter bedah mulut, hanya saja menurut dokter bedah mulut tidak perlu operasi, pdhl saya merasakan sakit yg luar biasa dok dibagian kanan (gigi atas bawah)

    • admin

      Selamat Siang Indah, untuk jawaban konsultasinya sudah dikirimkan via email joydental.yogya@yahoo.com ya. Kapan rencana mau ke Joy Dental? Terima Kasih

  3. Lyana

    Halo.. Saya mengalami gigi impaksi kanan bawah yang memungkinkan adanya pembedahan. Kisaran biaya berapa ya? Makasih

    • admin

      Selamat Siang Lyana, untuk jawaban konsultasinya sudah dikirimkan via email joydental.yogya@yahoo.com ya. Kapan rencana mau ke Joy Dental? Terima Kasih

  4. Zahra

    Slmt siang. Sya jga mengalami gigi impaksi sebelah kiri bawah. Boleh minta PL nya ? Trimakasi

    • admin

      Selamat Siang Zahra, untuk jawaban konsultasinya sudah dikirimkan via email joydental.yogya@yahoo.com ya. Kapan rencana mau ke Joy Dental? Terima Kasih

  5. Imma

    Mau nanya, untuk biaya operasi gigi bungsu berapa ya ?

    • admin

      Selamat Siang Imma, untuk biaya operasi gigi bungsu sudah dikirimkan via email ya. Kapan rencana mau ke Joy Dental? Terima Kasih

  6. Rere

    Boleh minta Pricelist untuk operasi graham bungsu tdk? Sudah agak lama sakit sekali, sya ingin sekali operasi tpi kondisi sya skrg sedang hamil, apa tetap bisa operasi ya?
    Terimakasih

    • admin

      Selamat Pagi Rere, untuk biaya operasi graham bungsu sudah dikirimkan via email ya. Kapan rencana mau ke Joy Dental? Terima Kasih

  7. Benny

    gigi geraham bungsu saya yg atas kiri dan kanan tumbuh miring dan berlubang besar,kalau sedang kecapekan sakitnya sampai pelipis.lebih baik dicabut atau ditambal ya?berapa biayanya?terimakasih

    • admin

      Selamat Pagi Beny, untuk biaya yang ditanyakan sudah dikirimkan via email ya. Kapan rencana mau ke Joy Dental? Terima Kasih

  8. NIta

    Dok, seminggu kemarin saya sudah melakukan operasi cabut gigi geraham bungsu. Dan pagi tadi saya cabut benang operasian tersebut. Setelah saya lihat di kaca, ternyata bekas operasi tersebut bolong. saya khawatir kalo dipakai untuk mengunyah, makanan akan masuk ke daerah bolong itu. Apakah memang seperti itu kondisi kalo setelah cabut benang (daerah operasian bolong ga tertutup)? trims atas jawabannya

    • admin

      Selamat Pagi Nita, jika ada keluhan seteah pencabutan atau pengambilan benang sebaiknya langsung ditanyakan kepada dokter yang mencabut kak, karena beliau yang mengetahui kondisi gigi kak Nita dan bagaimana proses penyembuhannya. Terima kasih

  9. Delus

    Sore, mau tanya mengenai pelepasan jahitan pasca operasi apabila dilakukan lebih 2 hari dari waktu yg ditentukan (1minggu) ada dampak tidak yah?

    • admin

      Selamat Pagi Delus, tergantung dari kondisi pencabutannya kak. Maaf sebelumnya kakak pencabutannya dimana ya? Terima kasih

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

WhatsApp chat