Beranda » Artikel » Bracket Behel Sering Lepas, Apakah Wajar?

Bracket Behel Sering Lepas, Apakah Wajar?

September 13, 2021

Bracket Behel Sering Lepas
Adakah diantara Sobat Joy yang saat ini sedang menggunakan behel gigi? Jika iya, Sobat Joy pasti pernah mengalami kondisi yang namanya bracket behel sering lepas. Biasanya bracket behel sering lepas ini sering terjadi ketika bracket behel tersebut menempel pada mahkota jaket gigi atau restorasi gigi. Penyebab paling umum yang sering terjadi adalah kebiasaan pasien yang buruk atau tidak merawat behel gigi dengan baik sesuai dengan instruksi dokter gigi.

Bracket behel gigi lepas bisa terjadi dalam beberapa hari setelah Sobat Joy melakukan pemasangan behel. Kadang-kadang bisa juga terjadi beberapa minggu atau beberapa bulan setelahnya. Lalu, apakah wajar jika bracket behel sering lepas? Bracket behel lepas dikatakan tidak wajar apabila Sobat Joy sudah mengikuti instruksi dokter gigi dengan baik dan benar serta tidak ada kesalahan dalam pemasangan bracket pada gigi.

Faktor-Faktor Bracket Sering Lepas

Berikut adalah beberapa faktor yang bisa mempengaruhi bracket behel sering lepas:

Pasien Kurang Merawat Behel Giginya

Setelah memasang behel gigi, biasanya dokter gigi akan memberikan instruksi khusus bagaimana merawat gigi selama perawatan menggunakan behel gigi. Mengapa dokter gigi memberikan instruksi tersebut? Salah satu nya adalah untuk menjaga agar behel gigi Sobat Joy tetap dalam kondisi yang baik hingga perawatan selesai nanti. Jika Sobat Joy tidak mengikuti instruksi dokter gigi dengan baik, maka bracket behel bisa sering lepas. Beberapa hal yang dianjurkan oleh dokter selama perawatan menggunakan behel gigi adalah:

  • Dianjurkan untuk menghindari mengkonsumsi makanan yang keras dan lengket. Sobat Joy bisa makan makanan yang bertekstur lembut sehingga mudah untuk dikunyah. Meskipun pada awalnya sulit untuk mempertahankan kebiasaan makan makanan yang bertekstur lembut, Sobat Joy tetap harus mengikuti anjuran dari dokter untuk mendapatkan hasil perawatan yang maksimal.
  • Kebiasaan buruk menggigit kuku, pulpen, atau benda-benda keras lainnya harus dihindari. Kebiasaan ini bisa menyebabkan bracket behel lepas atau kerusakan pada bracket Sobat Joy.
  • Menyikat gigi dengan perlahan-lahan. Sobat Joy tidak boleh menyikat gigi dengan keras selama perawatan menggunakan behel gigi. Teknik meyikat gigi yang salah dapat menyebabkan kerusakan pada bracket atau bracket behel terlepas. Selain itu kawat gigi juga bisa terlepas dari bracket atau putus menjadi dua. Nah, harus hati-hati ya Sobat Joy.
  • Mempelajari bagaimana teknik flossing yang baik dan benar dari dokter gigi Sobat Joy

Kondisi Gigi Pasien

Gigi itu sendiri bisa menjadi salah satu penyebab bracket behel sering terlepas. Enamel gigi harus sehat agar kuat untuk mengikat bracket yang menempel pada permukaan gigi. Tetapi jika enamel rusak, maka kekuatan bracket menempel pada permukaan gigi menjadi lemah. Hal ini dapat terjadi pada beberapa kondisi ketika Sobat Joy memiliki enamel berwarna coklat atau kuning (hipokalsifikasi) atau enamel berwarna putih kapur (hiperkalsifikasi). Kondisi lainnya adalah adanya retakan pada permukaan email sehingga harus diperbaiki sebelum memulai perawatan ortodonti.

Gigi pasien,sumber: google.com

Gigi pasien,sumber: google.com

Cedera pada Mulut

Ketika Sobat Joy sedang menggunakan behel gigi, cobalah untuk menghindari terjadinya pukulan pada area sekitar mulut misalnya pada saat berolahraga. Hal ini dapat menyebabkan begitu banyak kerusakan, tidak hanya pada braket tetapi juga gigi dan jaringan lunak mulut Sobat Joy.

Human Error atau Kesalahan Pemasangan Bracket

Semua orang bisa saja melakukan kesalahan atau human error meskipun sudah mencoba melakukan yang terbaik, begitu juga dengan dokter gigi. Bahan yang digunakan sebagai perekat untuk menempelkan bracket pada gigi berupa semen gigi atau komposit. Permukaan email gigi harus dibersihkan dan dikeringkan dengan baik agar bracket menempel dengan kuat.

Namun, jika masih terdapat kotoran setelah dibersihkan, bahan perekat tidak dapat menempel pada permukaan email dengan baik. Hal ini dapat mengakibatkan bracket lebih mudah terlepas. Selain itu, dokter gigi harus mengetahui rasio bahan yang tepat selama pencampuran. Apabila rasio bahan tidak tepat dapat menyebabkan semen kehilangan kekuatannya untuk menempelkan bracket pada gigi.

Jenis Bracket Behel Lepas Pasang

Dari segi penggunaannya ada dua jenis bracket behel, apa saja itu? Simak ulasannya di bawah ini.

Bracket Behel Invisalign

Invisalign merupakan jenis behel yang berbentuk seperti cetakan gigi dengan tampilan yang transparan. Cetakan ini akan membantu menggeser posisi gigi sesuai dengan yang Anda kehendaki.

Umumnya cetakan akan diganti setiap dua pekan sekali dan setiap cetakan akan merapikan gigi secara perlahan. Jenis bracket behel satu ini memberikan keuntungan berupa bisa dilepas pasang dan tampilannya yang transparan membuatnya tidak begitu terlihat.

Bracket Behel Retainer

Jenis kedua ini berfungsi dalam menjaga gigi agar tetap pada posisinya setelah behel gigi permanen sudah dilepas. Jika tidak menggunakan bracket ini, ada kemungkinan gigi akan kembali pada posisi semula.

Retainer, sumber: google.com

Retainer, sumber: google.com

Selain itu, retainer juga seringkali digunakan pada anak dengan tujuan untuk merawat gigi ringan hingga mencegah gingsul serta gigi tonggos. Kelebihan dari jenis ini adalah bobotnya yang sangat ringan, jadi Anda bahkan tidak akan merasakan keberadaannya dalam mulut Anda.

Mengenal Jenis Kawat Gigi

Menurut American dental association, merapikan dan meluruskan gigi dapat dilakukan dengan banyak cara. Opsi perawatan gigi untuk memperbaiki gigi sesuai yang diinginkan sebenarnya tergantung pada kondisi gigi dan kemampuan finansial Anda.

Agar tidak salah pilih, ada beberapa pilihan jenis kawat gigi yang perlu Anda ketahui. Di bawah ini beberapa jenis behel gigi yang berguna sebagai bahan pertimbangan Anda dalam merapikan dan meratakan gigi Anda.

Kawat Gigi Konvensional atau Metal

Kawat gigi konvensional atau yang sering disebut dengan kawat gigi metal ini adalah jenis kawat gigi yang paling sering digunakan untuk memperbaiki posisi gigi. Jenis behel satu ini terasa berat pada awal pemasangannya, yang berarti behel tersebut sedang bekerja dalam memperbaiki posisi gigi.

Behel gigi ini cukup efektif dalam mengatasi masalah gigi dan rahang. Lebih dari itu, bracket gigi jenis ini juga tersedia dalam berbagai warna yang tentu saja hal tersebut membuat Anda memiliki banyak pilihan.

Namun, tidak jarang para pengguna behel gigi satu ini mengeluarkan rasa sakit ketika menggunakannya, bahkan merasa kesulitan dalam mengunyah makanan. Akhirnya, resiko makanan menempel pada kawat dan bracket gigi menjadi lebih rawan.

Lama perawatannya adalah 1-3 tahun tergantung pada kondisi gigi Anda. Setelah perawatan behel gigi selesai, Anda perlu melanjutkannya dengan menggunakan retainer. Retainer ini berfungsi untuk menahan posisi baru gigi yang telah ideal setelah lepas kawat gigi agar tidak kembali lagi ke posisi awalnya.

Behel Transparan

Behel transparan atau yang juga dikenal dengan clean aligner adalah salah satu terobosan baru dalam dunia kedokteran gigi dengan menggunakan teknologi 3D. Jenis behel satu ini cukup efektif untuk merapikan gigi Anda agar rata dan rapi. Untuk waktu perawatannya, berkisar antara 3-9 bulan dan bisa lebih lama tergantung kondisi gigi yang dirawat,

Dengan tampilannya yang transparan, jenis behel satu ini tidak membuat tampilan gigi Anda menjadi terlalu mencolok. Selain itu, jenis behel satu ini juga bisa Anda lepas sendiri sesuai kebutuhan, misalnya saat makan atau sikat gigi. Sehingga, menggunakannya relatif tidak ada pantangan makanan.

Behel transparan, sumber: google.com

Behel transparan, sumber: google.com

Namun demikian, Anda perlu berhati-hati saat memilih behel transparan ini. Sebaiknya Anda memilih behel transparan dengan kualitas terbaik dari produsen terpercaya yang sudah tersertifikasi secara internasional untuk mendapatkan hasil yang maksimal dan jangan mudah tergiur dengan tawaran harga yang murah dengan kualitas rendahan.

Apabila dibutuhkan, Anda bisa berkonsultasi kepada ahlinya, yakni layanan kawat gigi mengenai behel gigi pilihan Anda. pastikan juga Anda sudah mendapatkan simulasi senyum sebelum Anda memutuskan untuk membeli produk behel transparan yang ada dipasaran.

Kawat Gigi Keramik

Jenis behel gigi selanjutnya yang juga bisa Anda gunakan apabila tidak ingin memiliki tampilan yang begitu mencolok adalah kawat gigi jenis keramik. Keramik yang digunakan untuk bracket gigi biasanya berwarna bening atau mirip dengan warna asli gigi. Jadi, behel satu ini seperti hanya kelihatan kawatnya saja.

Namun, kawat gigi keramik bisa berubah warna seiring waktu, terutama saat Anda mengonsumsi makanan atau minuman yang bisa menimbulkan noda gigi seperti teh dan kopi. Jadi, perlu perhatian lebih terkait dengan apa yang Anda konsumsi.

Selain itu, behel jenis ini juga lebih rapuh dan mudah pecah, sehingga sangat membutuhkan waktu yang lebih banyak untuk bekerja dalam proses perbaikan dan perawatan gigi Anda. Dari segi harga, behel ini pun relatif lebih mahal daripada behel konvensional.

Kawat Gigi Lingual

Jenis kawat gigi berikutnya adalah kawat gigi lingual. Jenis kawat gigi satu ini sama sekali tidak menampakkan tampilan kawat gigi Anda dari luar, sebab posisinya terletak pada bagian belakang gigi Anda.

Dari segi fungsi, behel satu ini sama saja dengan behel pada umumnya, namun dari segi harga behel lingual ini jauh lebih mahal dari kawat metal dan keramik. Hal tersebut disebabkan pemasangannya yang relatif lebih rumit dari yang lainnya.

Lebih dari itu, jenis behel satu ini tidak cocok untuk Anda yang mempunyai gigi kecil, sebab sangat berpotensi menghalangi lidah Anda. Untuk melengkapi penggunaan kawat gigi lingual ini, dokter mungkin merekomendasikan Anda untuk menggunakan retainer, dengan tujuan memaksimalkan hasil yang didapatkan.

Behel Gigi Estetis

Cara kerja behel ini sama dengan behel lainnya, yang membedakannya ada pada warna kawat dan bracket yang menyerupai warna gigi. Kelebihannya terletak pada modelnya yang sangat trendy daripada behel jenis lainnya.

Behel Self Ligating

Jenis kawat gigi terakhir adalah behel self ligating atau juga dikenal dengan behel damon. Pada dasarnya behel ini mempunyai tampilan yang mirip seperti kawat gigi konvensional. Letak perbedaannya adalah jenis behel ini tidak menggunakan karet elastis, melainkan menggunakan klip khusus untuk menahan posisi kawat baja pada setiap bracket behel.

Behel self ligating, sumber: google.com

Behel self ligating, sumber: google.com

Penggunaan klip bisa meminimalisir gesekan dan memudahkan Anda ketika menyikat gigi selama mengikuti prosedur perawatan ortodonti ini. Rasa sakit yang ditimbulkannya pun dipercayai lebih ringan daripada jenis metal atau konvensional.

Keuntungan lain dari kawat gigi jenis ini adalah bracket giginya yang juga tersedia dalam pilihan keramik atau transparan sehingga tidak begitu mengganggu penampilan dan performance Anda selama melakukan perawatan gigi.

Setelah memahami jenis kawat gigi, sekarang Anda bisa memilih jenis behel yang mana yang cocok dengan permasalahan gigi dan kemampuan finansial Anda. Untuk mendapatkan penanganan terbaik, kami sarankan untuk berkonsultasi dengan dokter spesialis ortodontik.

Apabila Anda berminat ingin merapikan gigi tanpa mengganggu tampilan gigi Anda, mungkin behel transparan adalah solusi yang cocok dan paling tepat. Namun, kami ingatkan sekali lagi, pastikan Anda memilih produsen behel terpercaya yang sudah teruji secara klinis.

Nah, maka dari itu, Sobat Joy harus selalu mematuhi instruksi dan saran yang sudah diberikan oleh dokter gigi yaa.. Instruksi dan saran dari dokter gigi itu sangat penting agar selama Sobat Joy perawatan menggunakan behel gigi, kondisi gigi dan mulut Sobat Joy tetap sehat dan bersih serta behel gigi Sobat Joy juga dalam kondisi yang baik.

Apabila Sobat Joy mengalami bracket lepas, Yuk jangan ragu, segera periksakan ke dokter gigi terdekat ya agar bisa segera diperbaiki..

Ditinjau oleh: drg. Raymund

Kunjungi Juga Youtube dan Instagram Joy Dental untuk update informasi, tips & trik menjaga kesehatan gigi.
linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram