Berdarah Saat Gosok Gigi? Teruslah Menyikat, Jangan Berhenti

Bagikan artikel ini

Pada saat menggosok gigiAnak Usia 5 Tahun Sudah Bisa Dibiarkan Gosok Gigi Sendiri? Ah Belum Tentu... baca selengkapnya..., apakah Anda menemukan ada darah yang ikut keluar bersama dengan busa pasta gigiSudahkah Kita Menyikat Gigi dengan Benar?... baca selengkapnya...? Jika iya, jangan buru-buru menghentikan aktivitas menggosok gigiCara Membersihkan Sikat Gigi... baca selengkapnya.... Jangan takut, sebaiknya Anda lanjutkan saja aktivitas menggosok gigi.

“Berdarah saat sedang gosok gigiSelain Gosok Gigi, Banyak Makan Serat Bisa Bantu Lindungi Kesehatan Mulut... baca selengkapnya... itu berarti ada peradangan. Ada jaringan gusi yang meradang. Terusin saja gosok giginya sampai bersih,” kata mantan Ketua Ikatan Dokter GigiMenjaga Kesehatan Gigi Anak Itu Penting Loh... baca selengkapnya... Anak, Prof Heriandi Sutadi, drg, SpKGA (K), PhD, saat berbincang dengan detikHealth dan ditulis pada Kamis (25/9/2014).

Justru jika enggan menyikat gigiBegini Caranya Menyikat Gigi yang Benar Agar Gigi Tidak Abrasi... baca selengkapnya... karena takut berdarah, perdarahannya bisa semakin banyak. Perlu diingat pula, menggosok gigi juga jangan asal-asalan. Sikatlah gigi dengan cara yang benar sehingga kotoran di gigi bisa dibersihkan secara maksimal. Gunakan pula sikat gigiSudah Rajin Sikat Gigi Kok Masih Kotor Giginya?... baca selengkapnya... dengan bulu yang lembut.

Menurut Prof Heriandi, salah satu tanda sudah saatnya karang gigiProses Gigi Berlubang (Karies)... baca selengkapnya... dibersihkan adalah keluarnya darah pada saat gosok gigi. Karang gigi terbentuk dari sisa makanan yang tertinggal di dalam mulut yang kemudian mengalami proses pengapuran setelah bercampur dengan air ludah. Sisa makanan ini tertinggal karena tidak mungkin seseorang menyikat giginya dengan bersih sempurna.

“Di celah gigi itu lembab, jadi bisa menjadi tempat berkembangnya bakteri,” imbuh Prof Heriandi.

Nah, bakteri di mulut ada yang bersifat merusak gigi dan ada juga yang merusak gusi. Jika banteri itu merusak gusi, maka gigi akan menjadi goyang. Sedangkan jika merusak gigi, maka gigi akan menjadi bolong.

“Itu makanya disarankan mengunjungi dokter gigi setiap 6 bulan sekali untuk membersihkan karang gigiPembersihan Plak dan Karang Gigi... baca selengkapnya...,” lanjut Prof Heriandi.


Bagikan artikel ini

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca juga artikel ini . . . .close