Cermat Pilih Dokter Ahli Kawat Gigi

MEMASANG kawat gigi sebagai upaya memperbaiki fungsi kesehatan dan estetika kini telah banyak dipilih. Namun begitu, minimnya pengetahuan masyarakat tentang kedokteran gigi kerap menimbulkan masalah. Tak sedikit ditemukan kasus malpraktik dari oknum dokter gigi atau orang yang mengaku kompeten dalam bidang gigi. Untuk mengantisipasi adanya kerugian dalam hal praktik pemasangan kawat gigi, Ketua Umum Ikatan […]

Read full article

Gigi Tak Rata Bukan Sekadar Soal Estetika

JAKARTA, KOMPAS.com – Masalah maloklusi atau kelainan bentuk rahang dan susunan gigi, seperti gigi menonjol ke depan (tonggos) atau pun cameuh(rahang bawah menonjol ke depan), sesungguhnya bukan sekadar masalah estetika semata. Menurut drg.Amilia Jeni Susanto, gigi yang tidak rata atau maloklusi dapat menyebabkan tiga masalah cukup serius bagi pasien. Problem : Pertama yakni masalah yang […]

Read full article

Ingin Merapikan Gigi Dengan Behel ?

TRIBUNNEWS.COM – Memakai kawat gigi atau behel untuk merapikan gigi tidak hanya sekadar gaya hidup. Jika ingin memakai behel, perlu diketahui syarat-syaratnya. Drg. Eka Erwansyah, MKes, SpOrt dari Makassar mengatakan pada dasarnya semua orang dapat merawat gigi dengan memakai behel asalkan memenuhi syarat perawatan. Apa saja syaratnya? “Syaratnya, tidak ada penyakit umum/sistemik yang dapat mengganggu […]

Read full article

Hal Yang Perlu Diperhatikan Pemakai Kawat Gigi

Liputan6.com, London: Penggunaan kawat gigi umumnya bertujuan untuk memperbaiki struktur gigi atau kelainan pada rahang. Kini, kawat gigi yang juga dilengkapi karet penjaga braket berbagai macam warna dan bentuk sehingga bisa digunakan untuk bergaya. Para pengguna kawat gigi pun kini tak perlu malu lagi. Karena, kawat gigi menjadi bagian dari gaya hidup. Meski demikian, seperti […]

Read full article

Gigi Bungsu, Masalah Dan Pengobatanya

Gigi bungsu adalah gigi geraham ketiga yang muncul pada usia sekitar 18-20 tahun. Arti Pertumbuhan atau kemunculan gigi bungsu yang dalam dunia kedokteran gigi sering disebut dengan dens molaris inferior tertius atau molar ketiga ini memang kerap memberikan rasa sakit yang sangat menggangu aktifitas kita. Beberapa dari kita mungkin kurang paham akan gigi bungsu ini. […]

Read full article

Cara Membersihkan Sikat Gigi

Menyikat gigi merupakan bagian penting dari kebersihan mulut. Menyikat gigi akan menghilangkan plak dan bakteri dari gigi. Bulu sikat gigi akan menangkap kuman dan bakteri. American Dental Association merekomendasikan sebaiknya sikat gigi diganti setiap tiga sampai empat bulan. Oleh karena itu? Bagaimana cara agar sikat gigi kita senatiasa bersih? 1. Setelah menyikat Setelah menyikat gigi, […]

Read full article

Proses Gigi Berlubang (Karies)

Karies atau yang lebih dikenal dengan gigi berlubang merupakan kejadian yang paling sering dijumpai pada masalah gigi dan mulut. Gigi berlubang merupakan penyebab penyakit infeksi yang umum terjadi dan dialami oleh 95% penduduk dunia. Data tahun 2004 dari Departemen Kesehatan menunjukkan bahwa insiden gigi berlubang di Indonesia terjadi sebanyak 90,05%. Meski prevelansinya tinggi, namun karies […]

Read full article

Pengertian Karang Gigi /CALCULUS

Definisi : Karang Gigi atau Calculus adalah kumpulan plak termineralisasi yang menempel pada permukaan gigi. Penyebab Terjadinya : – Pembersihan gigi yang kurang baik – Tidak memakai kedua sisi gigi untuk mengunyah Proses Terbentuknya : Sisa Makanan ( Mengendap ) –> Lapisan bening dan tipis ( Pelikel ) –> Pelikel + kuman –> Plak (berikatan […]

Read full article

Kawat Gigi, Antara aksesoris dan kesehatan

Beberapa tahun belakangan ini banyak orang yang pasang Kawat Gigi dari anak-anak, remaja, bahkan dewasa. Alasan mengapa banyak orang yang tertarik dan ingin memasang kawat di gigi mereka adalah untuk merapikan atau meluruskan gigi mereka. Tidak jarang pula pengguna hanya sekedar mengikuti “Trend”. Orang yang pasang kawat gigi/behel gigi memang terlihat sedikit berbeda bisa dikatakan […]

Read full article

MENANGANI KALKULUS atau KARANG GIGI

Karang gigi (kalkulus) itu merupakan akumulasi plak (lapisan semitransparan suatu polisakarida yang menempel pada gigi), bakteri dan pelikel (lapisan tipis dari protein saliva yang menempel pada permukaan gigi setelah pembersihan gigi secara optimal). Konsistensi karang gigi ini menjadi keras karena plak dan pelikel mengalami mineralisasi, sehingga sangat sulit dibersihkan melalui pembersihan mekanis dengan sikat gigi. […]

Read full article
Baca juga artikel ini . . . .close