Basahi Bibir Dengan Ludah Jika Tidak Ingin Bibir Kering

Bagikan artikel ini

572b115b-3d9c-4ab0-b6cb-d62a164b5ddb_169Jakarta, Tidak mendapat asupan cairan selama lebih dari 12 jam rentan membuat kulit kering. Tak hanya itu, bibir pun lebih mudah kering dalam kondisi tubuh berpuasa.

dr Sari Chairunnisa SpKK dari Bamed Skin Care menuturkan kekurangan cairan memang bisa membuat bibir kering. Nah, seringkali untuk melembabkan bibir, seseorang membasahi bibirnya dengan air liur. Padahal, cara tersebut keliru.

“Kalau bibir kering kita basahi dengan ludah itu jangan karena pada ludah ada enzim dari kelenjar saliva yang justru malah nambah bikin kering, bahkan meradang,” kata dr Sari ditemui Hotel Dharmawangsa, Jl Brawijaya, Jakarta Selatan, Jumat (3/7/2015).

Ketika bibir meradang, bagian tengah atas bibir atau sudut bibir bisa terasa perih, berwarna kemerahan, dan bahkan muncul bintil merah. Lantas, bagaimana menyiasati bibir kering saat berpuasa?

“Baiknya gunakan lipbalm kalo dirasa kering, langsung dioleskan. Memang tergantung individu ada yang pakai lipbalm natural, atau yang berwarna, selama tidak menimbulkan keluhan tidak apa-apa,” kata dr Sari.

Ia juga mengingatkan untuk mengonsumsi air putih yang cukup, terutama selama buka puasa sampai sebelum tidur. Sebab, umumnya orang akan lebih malas minum di waktu sahur. Dalam sehari pun, menurut dr Sari, konsumsi air idealnya yaitu 30-50 cc/kg berat badan/jam.

“Supaya kulit nggak kering juga perbanyak makan buah dan sayur. Sayur dan buah kan kaya akan antioksidan yang mampu menangkal radikal bebas dari luar. Sebab, kulit kering juga dipengaruhi faktor lingkungan,” kata dr Sari.

Sama seperti lipbalm, pelembab tubuh atau wajah juga baiknya diaplikasikan secara berulang. Misalnya setelah salat zuhur, bisa menggunakan pelembab sebelum memoleskan bedak. Sebelum mengoles pelembab, asal masih bersih wajah tidak perlu dibasuh dengan air terlebih dulu.


Bagikan artikel ini

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca juga artikel ini . . . .close