Tips agar anak tidak phobia ke dokter gigi

Kadang anak takut ketika diajak pergi ke dokter. Hal ini sering terjadi kemungkinan karena ditakut-takuti bahwa ketika ia harus pergi ke dokter pasti disuntik. Si anak merasa bahwa disuntik itu sakit, sehingga ia merasa takut. Untuk itu orang tua perlu memberikan sugesti bahwa pergi ke dokter itu untuk kesehatan si anak, bukannya malah ditakut-takutin untuk disuntik.

Takut ke dokter gigi memiliki istilah ilmiah yang biasa disebut dental fear, dental phobiaMasih Takut ke Dokter Gigi? Coba 10 Tips Berikut!... baca selengkapnya..., dentophobia atau dentist phobia. Dapat didefinisikan sebagai ketakutan, kecemasan yang ringan sampai berlebihan (lebai…) untuk menerima perawatan gigiPenyebab Sakit Gigi... baca selengkapnya... dari dokter gigi. Kalau anda penikmat tetralogi laskar pelangi maka anda dapat menemukan kasus ini pada diri si Ikal yang takut di odontektomiOdontectomy atau Odontektomi... baca selengkapnya... oleh drg. Diaz. Beragam cara dilakukan oleh orang-orang yang takut dokter gigi untuk menghindar dari keharusan ini. Tips berikut yang disadur dari blog iqbalsandira.blogspot.com/2009/02/takut-ke-dokter-gigi.html dapat anda terapkan untuk mwngurangi dan menghapus trauma atau phobia ke dokter.

Penyebab seseorang/anak trauma kemungkinan terjadi karena hal berikut ini.

  • Trauma akan masa lalu yang pernah dialami terkait perawatan kesehatan. Hal ini mungkin dikarenakan pada saat itu, pasien menerima perawatan operasi/gigi yang agresif dan invasif. Trauma ini mayoritas berhubungan dengan jarum, darah, bur gigi, dll.
  • Jenis kelamin juga dilaporkan sangat berpengaruh dengan tingkat kerjasama pasien dokter gigi. Wanita dilaporkan lebih banyak menderita kecemasan dan ketakutan untuk ke dokter gigi.
  • Dokter gigi yang berpenampilan seram, dingin, tidak ramah, dan cuek salah satu faktor penyebab takutnya pasien ke dokter gigi. Ruang praktek yang berwarna latar belakang dan bercat putih layaknya warna kain kafan juga merupakan penyumbang terbesar faktor ketakutan ini

Kemungkinan masih banyak hal lainnya yang menjadi penyebab seseorang takut ke dokter. Oleh karena itu, perlu dilakukan terapi ringan secara berkala agar hati si anak tetap tenang dan tidak takut ke dokter.

Berikut adalah tips agar anda atau si anak tidak phobia ke dokter.

Untuk pasien yang tingkat kecemasannya sudah parah maka ada beberapa cara yang bisa dilakukan sebagai berikut.

  • Anestesi umum, alias pasiennya di-“pingsan”-kan dulu.
  • Pakai alat bantu pengikat, khususnya anak-anak. Kalau orang dewasa dipegangi banyak orang, kayak si Ikal di Maryamah Karpov
  • Alternatif terapi hipnotis, tapi jarang dokter gigi yang mampu. Kalau tidak bisa saya sebut LANGKA

Untuk kakak/adik rekan sejawat para dokter, bisa menggunakan cara berikut dalam merawat pasien.

  • Ramahlah kepada pasien anda, jangan sekali-kali karena beralasan lelah lantas cuek kepada pasien.
  • Lihat, dengar, rasakan keluhannya. Jangan mencoreng nama baik korps dokter gigi!
  • Gunakan latar ruang praktek yang berwarna ceria dan jauh dari kesan kamar mayat. Inovasinya terserah anda.
  • Gunakan metode tell-show-do.
  • Gunakan bahasa instruksi yang mudah dimengerti.
  • Maksimalkan indra peraba, pencium, dan perasa untuk memperkenalkan bidang pekerjaan kita dengan pasien. Seperti menggunakan parfum ruangan aroma terapi dll. (Jangan lupa parfum badan, biar gak BB, hehehe)
  • Tunjukkan bahwa perawatan gigi itu sehat dan menyenangkan

Dengan cara tersebut, diharapkan trauma atau phobia ke dokter gigi dapat diatasi.

Anda dapat menghubungi klinik joy dentalPenyebab Sakit Gigi... baca selengkapnya... jika ingin berkonsultasi baik secara online melalui chat via web klinikjoydental.com, isi kotak konsultasiMemasang Kawat Gigi... baca selengkapnya..., via BBM, SMS atau telepon dan juga secara offline dengan datang ke alamat klinik gigiSebab & Solusi Mengatasi Masalah Gigi Sensitif... baca selengkapnya... joy dental yogyakarta secara langsung.

Informasi kontak kami dapat anda lihat dibagian bawah.
Terimakasih.
Semoga Bermanfaat.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Baca juga artikel ini . . . .close