Tahapan Melatih Anak Menyikat Gigi

KOMPAS.com – Setiap anak perlu menjalani fase tumbuh kembang sesuai usianya. Jadi, pada usia tertentu, anak semestinya sudah memiliki keterampilan yang pada umumnya dimiliki anak seusia itu. Misalnya kemampuan menyikat gigiAbrasi Gigi, Akibat Terlalu Keras Menyikat Gigi... baca selengkapnya... sendiri.

Menurut tahapan tumbuh kembang, anak usia 2-3 tahun sudah mampu menyikat giginya sendiri, selain memakai baju dan buang air di kakus.

Nah, agar anak memiliki keterampilan sesuai waktu, orangtua perlu membantu menstimulasi. Salah satunya, sebelum usia tiga tahun, orangtua mulai bisa melatih anak menyikat gigiCara Membersihkan Sikat Gigi... baca selengkapnya....

Menurut dokter anak, dr Attila Dewanti, SpA(K) Neurologi, agar anak bisa menyikat gigi sendiri, orangtua perlu melatihnya secara bertahap.

Kuncinya, orangtua perlu tahu kapan waktunya mencontohkan, mengajarkan, dan membantu hingga melepas anak melakukannya sendiri. Orangtua juga perlu disiplin dan konsisten selama masa latihan berlangsung.

“Saat mulai latihan, dua minggu pertama, ayah dan ibu bersama-sama harus mencontohkan kebiasaan dan cara menyikat gigi. Ini harus dilakukan rutin setiap malam,” ungkap dr Attila saat talkshow parenting di Brawijaya Women and Children Hospital, Jakarta, beberapa waktu lalu.

Setelah dua minggu mencontohkan langsung, orangtua mulai bisa mengajak anak menyikat gigi pada minggu ketiga.

“Di tahap awal anak melihat, perlahan anak akan meniru,” jelas dr Attila.

Ia menjelaskan anak belajar dari pengalamannya melihat kedua orangtua membiasakan diri menyikat gigi. Perlahan ia akan mengikuti kebiasaan ini.

“Setelah minggu ketiga, biarkan anak sikat gigiSebab & Solusi Mengatasi Masalah Gigi Sensitif... baca selengkapnya... sendiri, sambil orangtua mengawasi. Setelah anak belajar menyikat gigi sendiri dengan caranya, orangtua membantunya melengkapi tahapan sikat gigi yang kurang,” tuturnya.

Jadi, saat anak belajar menyikat gigi sendiri berdasarkan pengalaman yang didapatkan dari melihat orangtuanya, jangan terlalu banyak mengoreksinya. Tugas orangtua adalah membantu anak untuk memiliki keterampilan ini dengan cara yang tepat juga bertahap.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Baca juga artikel ini . . . .close