Sebaiknya Periksa Gigi Tiap Enam Bulan

KOMPAS.com — Jika gigi Anda berlubang, sudah pasti Anda bakal sengsara. Bayangkan saja, saat asyik bekerja, tiba-tiba gigi terasa nyut-nyutan. Alhasil, kerja pun jadi tak maksimal.

Sebenarnya, apa sih penyebab gigi berlubang? Tri Erri Astoeti, pakar kesehatan gigi dari Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Trisakti, Jakarta, menjelaskan, gigi bisa berlubang karena tingkat keasaman dalam mulut berlebihan.

Asam yang berlebihan karena di dalam mulut terdapat bakteri Streptococcus mutans. Bakteri ini akan menghasilkan cairan yang lengket atau sering disebut plak. “Dalam jumlah banyak, plak menyebabkan mulut terasa asam,” katanya.

Lalu kenapa bakteri ini bisa muncul dalam mulut? Mikroorganisme ini muncul karena di dalam mulut terdapat sisa-sisa makanan. Streptococcus memang hidup di sisa-sisa makanan yang menyempil di dalam mulut.

Tri melanjutkan, asam di dalam mulut inilah yang kemudian bisa merusak enamel yang merupakan lapisan tipis di permukaan gigi yang berfungsi melindungi gigi. Nah, jika pelindung gigi hilang, potensi untuk gigi berlubang jadi besar.

Timbulnya plak di gigi biasanya tidak kita sadari. Soalnya, secara kasatmata memang susah dilihat. Begitu pula dengan timbulnya lubang di gigi. “Lubang pertama biasanya hanya berbentuk titik kecil warna hitam,” kata Tri. Tetapi lama-kelamaan, lubang itu kemudian membesar dan akhirnya terlihat.

Oleh karena itu, para pakar kesehatan gigi selalu menyarankan agar Anda rutin ke dokter gigi enam bulan sekali. “Tapi biasanya orang baru datang ke dokter gigi setelah gigi sudah berlubang dalam,” kata Wityo Witjaksono, dokter gigi yang praktik pribadi di bilangan Bintaro, Jakarta Selatan.

Agar gigi tak berlubang, Wityo memberikan saran agar Anda rutin membersihkan sisa makanan yang tertinggal di dalam mulut dengan menggosok gigi teratur sehabis makan, menjelang tidur, dan setelah bangun tidur. Tak ada salahnya juga Anda membersihkan sela-sela gigi dengan benang gigi atau obat kumur.

Mengonsumsi buah-buahan dan sayur yang kaya kalsium, seperti bayam dan sawi, juga bisa bermanfaat. Serat dari buah bisa menghilangkan kotoran yang menempel pada gigi, sedangkan kandungan kalsium akan memperkokoh gigi.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *