pasang behel jogja, pasang kawat gigi jogja, harga behel yogya, harga kawat gigi jogjakarta, biaya pasang behel gigi yogyakarta, klinik gigi jogyakarta, behel gigi sehat permanen yogja, kawat gigi permanen yogjakarta, Klinik Gigi Joy Dental Yogyakarta | Praktek Dokter Gigi Yogyakarta | Pasang Kawat Gigi Yogyakarta | Pasang Behel Yogyakarta | Perawatan Orthodontik | Dental Care Yogyakarta

Ragam Gerakan Senam Mulut: Bibir Monyong Hingga Julurkan Lidah

b164671a-adf4-4365-80fc-6141330b20c4_43Jakarta, Oral Motor Exercis (OME) atau bisa juga disebut dengan senam mulut berguna untuk meningkatkan respons fungsional gerakan mulut atau melatih keterampilan berbicara yang tepat dan mengatasi feeding problem terutama pada anak. Gerakan yang dilakukan pada senam mulut pun bermacam-macam.

Rita Rahmawati A.md. TW, S.Pd, terapis wicara di RS Harapan Kita dan Rumah Terapi menjelaskan, gerakan senam mulut atau oral motor exercise dapat dilakukan secara sederhana maupun lebih kompleks. Gerakan tersebut disesuaikan dengan kebutuhan yang akan dicapai.

“Gerakan-gerakan sederhana biasanya dilakukan untuk peregangan atau rileksasi otot-otot sekitar wajah di antaranya menyebut vokal-vokal secara ekstrem tanpa bersuara alias hanya gerakan mulut saja, memonyongkan bibir, lalu gerakan bibir ke arah samping kanan dan kiri secara bergantian,” kata Rita.

Kemudian, gerakan sederhana senam mulut bisa dilakukan dengan menyebut bunyi vokal atau huruf ‘o’, lalu lakukan gerakan menarik kedua sudut mulut secara ekstrem seperti menyebut bunyi vokal huruf ‘i’ layaknya orang tersenyum. Nah, lakukan kedua gerakan tersebut bergantian.

“Untuk pergerakan lidah, julurkan lidah ke depan dan tahan sampai hitungan 2-5 detik dan rilekskan lidah. Kemudian, julurkan lidah ke arah alveolar (lengkung kaki gigi atas ) lalu ke arah lengkung gigi bawah secara bergantian,” lanjut Rita dalam perbincangan dengan detikHealth dan ditulis pada Selasa (13/10/2015).

Nah, gerakan lain yang bisa dilakukan untuk senam mulut yakni menjulurkan lidah ke sudut bibir secara ekstrem sehingga ada gerak peregangan pada sudut kanan dan kiri bibir. Lakukan langkah itu secara bergantian. Kemudian, dorong pipi bagian dalam dengan kekuatan ekstra ujung lidah dan dilakukan secara bergantian pula di pipi kanan dan kiri.

“Bisa juga dengan mendecak seperti bunyi cicak dengan posisi ujung lidah di belakang lengkung gigi atas atau alveolar. Kemudian, lanjutkan mendecak dengan posisi ujung lidah di tengah langit-langit mulut atau palatum mulut. Lakukan kedua gerakan itu secara bergantian dan berulang-ulang,” papar Rita.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Baca juga artikel ini . . . .close