Peneliti Temukan Penanda Biologis untuk Deteksi Risiko Gigi Berlubang

0c037364-233c-4553-b44f-2d8a3e28b5e1_43Jakarta, Lubang atau karies pada gigi umumnya bisa ditandai dengan rasa ngilu. Namun kini, peneliti menemukan ‘petunjuk’ potensial untuk mendeteksi karies pada gigi.

Baru-baru ini, peneliti dari Departemen Biokimia dan Biologi Molekular di Universitas Southern Denmark, Odense dan FISABIO Foundation di Valencia, berusaha mengetahui jumlah minimal dari protein yang dapat membedakan gigi yang sehat dan gigi yang memilki plak gigi.

Untuk studi ini, tim peneliti mengidentifikasi 7.771 bakteri dan 853 protein di tubuh manusia pada 17 individu. Penemuan mereka menunjukkan orang yang bebas karies memiliki jumlah enzim asam yang berhubungan dengan toleransi asam tinggi.

Protein lain yang ditemukan dalam tahap signifikan pada orang yang bebas karies adalah exopolisakarida, metabolik besi, dan respon imun. Sementara, analisis studi Metaproteomic dari Oral Biofilm, mengungkapkan pendekatan yang digunakan dengan spektrometri massa.

Dengan cara ini, diharapkan mereka dapat mengukur peptida yang terdapat pada inidividu yang bebas karies dan berpotensi memiliki karies pada giginya. Dalam laporannya, peneliti mengungkapkan jika temuan ini menunjukkan adanya penanda biologis potensial untuk mendeteksi adanya lubang pada gigi.

“Dengan hasil peneltian ini, kami berharap bisa membantu dokter gigi untuk menentukan status kesehatan gigi dan mulut dari pasien yang berobat kepada mereka dengan tingkat akurasi 96 persen,” kata salah satu peneliti dalam laporannya, seperti dikutip dari Dental Tribune pada Selasa (1/9/2015).

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *