Peneliti Temukan Lapisan Enamel Gigi Evolusi dari Sisik Ikan

5126ee66-b638-4c5c-8931-4d5a93b6b098_169Jakarta, Enamel adalah lapisan keras yang memberikan gigi kekuatannya untuk dipakai menggigit. Sudah lama peneliti sebetulnya heran dari mana lapisan ini muncul karena ia tak diproduksi di tempat lain pada tubuh.

Kini petunjuk muncul setelah peneliti dari Tiongkok dan Swedia memerika fosil dua ikan primitif dari periode Silurian. Pada periode tersebut banyak kemajuan evolusi terjadi di kehidupan laut.

Peneliti menemukan dua fosil ikan (Andreolepis dan Psarolepis) ternyata memiliki enamel pada sisiknya tapi tidak pada gigi. Baru jutaan tahun kemudian melalui proses evolusi ikan bisa menggunakan lapisan enamel untuk memperkuat giginya.

“Ini adalah temuan penting karena tidak ada yang menyangka. Bagi kita manusia, enamel hanya ada di gigi dan itu penting untuk fungsinya, jadi secara alamiah kita bisa mengasumsikan enamel ini berevolusi dari sana,” tulis salah seorang peneliti, Per Erik Ahlberg, dari University of Uppsala seperti dikutip dari Reuters pada Jumat (25/9/2015).

Enamel yang berwarna putih dan berkilau adalah salah satu jaringan penting gigi pada hampir seluruh mahluk vertebrata. Ikan diketahui adalah nenek moyang dari vertebrata tanah pertama seperti reptil, burung, amfibi, dan mamalia termasuk manusia.

Peneliti dalam tulisannya di jurnal Nature percaya bahwa awalnya lapisan enamel yang terbentuk dari kalsium fosfat ini digunakan sebagai pelindung tubuh dari predator namun kemudian berkembang menjadi alat untuk mengigit.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Baca juga artikel ini . . . .close