Mengapa Gigi Impaksi atau Tertanam Harus Diambil

Tidak semua orang yang memiliki gigi impaksi memiliki gangguan kesehatan yang berkaitan dengan gigi impaksinya tersebut, tetapi gigi impaksi sering menimbulkan masalah bagi kebanyakan individu.

Ada sejumlah faktor yang menyebabkan gigi mengalami impaksi. Karena jaringan sekitarnya yang terlalu padat, adanya retensi gigi susu yang berlebihan, tanggalnya gigi susu terlalu awal. Bisa juga karena tidak adanya tempat untuk erupsi. Rahang “kesempitan” gara-gara pertumbuhan tulang rahang kurang sempurna.

Pertumbuhan rahang dan gigi mempunyai tendensi bergerak maju ke arah depan. Apabila pergerakan ini terhambat oleh sesuatu yang merintangi, bisa terjadi impaksi gigi. Misalnya, karena infeksi, trauma, malposisi gigi, atau gigi susu tanggal sebelum waktunya. pertumbuhan rahang dan gigi dipengaruhi oleh faktor keturunan. Jika salah satu orang tua mempunyai rahang kecil, dan bapak bergigi besar-besar, ada kemungkinan salah seorang anaknya berahang kecil dan bergigi besar-besar. Akibatnya, bisa terjadi kekurangan tempat erupsi gigi bungsu, dan terjadilah impaksi.

Bebarapa hal yang sering dikeluhkan pada pasien dan diketemukan dengan gigi impaksi :
1. Cephalgia (sakit kepala), migraine, pusing.
2. Kaku kuduk, nyeri pundak dan punggung.
3. Nyeri sendi-sendi;Beberapa pasien melaporkan jari-jari tangan merasa kaku dan sakit pada saat digerakkan di pagi hari
4. Rasa lemas pada tungkai (kaki), sampai dapat terjatuh karena merasa lemas.
5. Rasa sakit pada sendi lutut.
6. Dispepsia (gangguan lambung): sering kali menyebabkan timbulnya gangguan lambung ringan sampai berat sampai penderita mengalami muntah-muntah.
7. Meskipun sangat jarang, dilaporkan adanya gangguan penglihatan dan gangguan irama jantung.
8. Sebagai penyebab kerusakan gigi di depannya karena seringnya terjadi food impaction=makanan yang terselip diantara gigi geraham ke-3 dan ke-2.
9. Infeksi dengan gradasi timbulnya nyeri ringan sampai hebat dan terjadi infeksi bernanah.
10. Seringkali gigi geraham ke-3 diketemukan dengan adanya kista jenis Dentigerous Cyst (kista dentigerous).
11. Diketemukan gigi geraham ke-3 dalam masa tumor rahang jenis Ameloblastoma dimana untuk perawatan tumor jenis ini memerlukan tindakan seringkali memerlukan tindakan pembedahan radikal yaitu pemotongan rahang.
12. Infeksi berulang-ulang pada mukosa atau gusi disekitar gigi geraham ke-3 selalu dikhawatirkan dengan timbulnya perubahan menjadi keganasan.
13. Infeksi kronis : pada pemeriksaan darah sering kali diketemukan nilai Laju Endap Darah (LED) . Pasien dapat mengalami demam berualang-ulang tanapa diketahui sebabnya.

Pengambilam Gigi Mollar ke-3 Impaksi

Dalam bahasa Inggris sering disebut dengan wisdom toooth removal atau dalam bahasa medis disebut dengan odontektomi atau dalam bahasa umum dikenal dengan operasi gigi tertanam. Hampir semua gigi impaksi memerlukan pengambilan melalui tindakan operasi.

Seringkali gigi molar ke-3 impaksi menyebabkan gangguan kesehatan. Keluhan neurologis, seperti; sakit kepala, gangguan lambung (dyspepsia), sakit pada punggung dan leher, sakit pada persendian di tangan dan lutut, gangguan irama jantung, gangguan penglihatan, dll; merupakan jenis-jenis gangguan yang sering diketemukan pada pasien-pasien dengan gigi impaksi. Dianjurkan untuk melakukan pengambilan gigi-gigi impaksi tersebut di usia muda (dibawah 17 tahun) meskipun belum menimbulkan keluhan, karena di usia muda tindakan operasi lebih mudah, lebih mudah sembuh dan lebih tidak sakit dibandingkan pada pasien yang harus dilakukan operasi pengambilan gigi geraham ke-3 di usia tua.

Pengambilam Gigi Mollar ke-3 yang masih tertanam

Gangguan lain yang dapat timbul, adalah terdorongnya gigi-gigi di depan gigi molar ke-3 sampai dengan gigi depan sehingga gigi-gigi bagian depan menjadi berdesakan.

Rencana untuk operasi gigi tertanam sebaiknya didiskusikan dengan dokter gigi yang akan melakukan tindakan operasi untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

Sumber : info dental – http://www.kaskus.co.id/thread/000000000000000013754039

Konsultasikan kesehatan gigi dan mulut seperti Layanan Perawatan Ortodontik, Pembuatan Gigi Tiruan, Perawatan Saluran Akar, Cabut Gigi, Tambal Gigi, Pembersihan Karang Gigi, Tooth Whitening/Bleaching, Pasang Behel Gigi atau Kawat Gigi untuk anda dan keluarga anda di Klinik Gigi Joy Dental Yogyakarta dengan gratis.

Anda bisa datang langsung ke alamat Joy Dental di:

Joy Dental Kaliurang
Jl. Kaliurang Km 5 No 34
(Sebelah BNI Syariah)
Telp. 085106556688, 0274-55540 atau,

Joy Dental Seturan
Ruko Seturan Square Kav 9
Jl. Seturan Raya No 1
(Ruko Orange - Timur Bungong Jeumpa)
Telp. 085107556699, 0274-4332963 atau,

Joy Dental Bantul
RingRoad Barat, Selatan UMY
(setelah Jl. Rajawali antara Apotek Rahma dan RM Danu)
Telp. 081215408887 atau,

Joy Dental Barek
Jl. Agro, Karangasem, Barek
(200m timur Gudeg Ahmad)
Telp. 087739385888, 0274-5011471

Anda juga dapat mengisi kolom konsultasi pada FORM KONTAK KONSULTASI. Anda juga dapat memberikan komentar pada artikel ini untuk memberikan masukan, konsultasi atau pertanyaan lainnya yang berhubungan dengan artikel ini.

Artikel ini bisa dicari dengan beberapa istilah yang berbeda seperti gigi impaksi menyebabkan, gigi tertanam dalam gusi, biaya penarikan gigi taring yang tertanam dalam gusi, letak gigi geraham malposisi dan lain sebagainya.

Setiap pertanyaan anda akan kami jawab dengan senang hati demi memberikan pengetahuan yang luas dan bermanfaat tentang kesehatan gigi dan mulut serta pemasangan behel gigi atau kawat gigi

2 thoughts on “Mengapa Gigi Impaksi atau Tertanam Harus Diambil

  1. Kalau mau konsultasi langsung dengan membawa hasil ronsen kira2 bayar ga?
    Soalnya saya mau mastiin biaya impaksinya berapa?
    Kalau konsultasi online kemaren cuma dikasih tau harga nya kisaran xxx – xxxx tergantung tingkat kesulitan.

    • admin

      Untuk konsultasi dengan membawa rontgen bisa mas. Untuk konsultasi free…

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *