pasang behel jogja, pasang kawat gigi jogja, harga behel yogya, harga kawat gigi jogjakarta, biaya pasang behel gigi yogyakarta, klinik gigi jogyakarta, behel gigi sehat permanen yogja, kawat gigi permanen yogjakarta, Klinik Gigi Joy Dental Yogyakarta | Praktek Dokter Gigi Yogyakarta | Pasang Kawat Gigi Yogyakarta | Pasang Behel Yogyakarta | Perawatan Orthodontik | Dental Care Yogyakarta

Mengapa gigi dapat berubah warna?

Ada banyak kasus yang dapat menyebabkan perubahan warna pada gigi. Kasus umum yang terjadi adalah berubahnya warna gigi menjadi coklat kekuningan atau coklat pekat yang biasanya dialami oleh para perokok. Warna gigi juga bisa berubah karena rusaknya email gigi yang disebabkan menyikat gigi5 Langkah Membersihkan Mulut dan Gigi... baca selengkapnya... terlalu keras. Menyikat gigi sebaiknya lunak saja tetapi rutin agar gigi selalu bersih dari sisa makananPengertian Karang Gigi /CALCULUS... baca selengkapnya... dan minuman yang mungkin terselip di sela-sela gigi.

Gigi berubah warna

Perubahan warna gigi secara fisiologik dapat terjadi seiring dengan bertambahnya umur, karena dentin (lapisan keras yang melindungi saraf gigi) dapat menjadi lebih tebal. Akibat deposisi dentin sekunder dan dentin reparatik, sehingga menghasilkan perubahan warna pada gigi.

Perubahan warna secara patologik dapat bersifat ekstrinsik (dari luar) dan intrinsik (dari dalam).

  1. Perubahan warna ekstrinsik

    Adalah terjadinya stain atau deposit zat-zat dari luar tubuh yang terjadi pada permukaan email gigi.

    Biasanya terjadi karena perlekatan warna makanan, minuman, ataupun nikotin dan tar yang terkandung dalam rokok dapat menyebabkan stain yang gelap pada permukaan gigi, terutama di daerah leher gigi di bagian permukaan dalam, yang terjadi secara perlahan dalam jangka waktu yang panjang.

  2. Perubahan warna intrinsik

    Adalah gigi yang mengalami diskolorisasi atau perubahan warna yang terjadi semasa pembentukkan struktur gigiHal Yang Perlu Diperhatikan Pemakai Kawat Gigi... baca selengkapnya.... Disebabkan oleh faktor dari dalam jaringan gigi atau jaringan pulpaApa yang dimaksud dengan Perawatan Saluran Akar... baca selengkapnya... (pembuluh darah gigi). Contohnya adalah warna gigi yang keabu-abuan pada gigi yang terkena antibitotik tetrasiklin yang dikonsumsi saat masa pembentukan email. Hal ini paling rentan terjadi pada saat trimester kedua dalam kandungan hingga anak berusia 8 tahun.Overexposure terhadap fluor di masa kanak-kanak saat masa pembentukkan email dapat menyebabkan terjadinya gangguan mineralisasi gigi, sehingga terlihat bercak-bercak putih pada permukaan gigi (dental fluorosis).

    Perdarahan hebat (haemoragi) dalam kamar pulpa terjadi karena luka trauma (injury traumatic) pada gigi yang menyebabkan putusnya pembuluh darah pada pulpa, sel darah merah yang mengalami hemolisis akan melepaskan hemoglobin dan darah terdifusi ke dalam tubuli dentin (rongga gigi). Zat besi dalam hemoglobin bergabung dengan hydrogen sulfide yang diproduksi oleh bakteri, dan membentuk iron sulfide. Zat ini adalah pigmen yang berwarna sangat gelap, sehingga menyebabkan warna gelap kemerahan.

    Pemakaian obat-obatan untuk perawatan pengisian saluran akarApa yang dimaksud dengan Perawatan Saluran Akar... baca selengkapnya... dan bahan tambalan juga sering menyebabkan perubahan warna.

  3. Faktor penuaan

    Warna gigi seseorang ditentukan oleh warna dentin. Seiring dengan bertambahnya usia, chroma pada warna dentin menjadi semakin pekat sehingga warna gigi yang dulunya cenderung putih dengan sedikit nuansa kekuningan menjadi lebih kuning dan gelap.

Oleh karena, biasakan memeriksakan kesehatan gigiIni Dia Daftar Asupan Terbaik dan Terburuk untuk Kesehatan Gigi... baca selengkapnya... dan mulut secara berkala setiap 6 bulan sekali untuk menjaga mulut sehat dan gigi kuat ke dokter gigiKawat Gigi, Demi Kesehatan atau Estetika?... baca selengkapnya... kepercayaan anda.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Baca juga artikel ini . . . .close