Ibu Hamil dengan Infeksi Mulut Berisiko Lahirkan Bayi Prematur

91c9ac8b-e3a1-4052-ae85-e9f141bd6460_169Jakarta, Menjaga kesehatan gigi dan mulut sangat penting, terutama pada saat sedang hamil. Karena jika ibu hamil mengalami infeksi mulut, maka berisiko melahirkan bayi prematur ataupun bayi dengan berat badan rendah. Peluangnya sampai 2,8 kali.

Risiko itu mengintai lantaran mulut merupakan gerbang awal masuknya sejumlah penyakit. Jika tidak dirawat dengan baik, dapat berakibat pada terganggunya proses asupan nutrisi yang dibutuhkan oleh janin.

“Salah satu yang harus dipastikan oleh ibu hamil adalah kondisi kesehatan rongga mulut terutama gusi,”” ujar drg Ratu Mirah Afifah GCClinDent., MDSc, Head of Professional Relationship Oral Care, PT Unilever Indonesia, pada konferensi pers yang diselenggarakan di Hotel Mulia, Jakarta Pusat, Kamis (3/9/2015).

Bagi sebagian ibu hamil, kadang proses kehamilannya mampu membuat tubuh mereka menjadi rentan terhadap infeksi. Kondisi tubuh saat hamil juga cenderung memicu infeksi yang diderita menjadi lebih serius jika tidak ditangani segera.

drg Mirah mencontohkan gangguan gigi dan gusi pada ibu hamil dapat menjadi sumber infeksi dalam kehamilan. Resiko gingivitis pada ibu hamil biasanya meningkat di bulan kedua masa kehamilan dan semakin parah menjelang bulan kedelapan.

drg Mirah mengungkapkan dengan meningkatnya hormon progesterone pada ibu hamil, maka dapat menyebabkan gusi menjadi lebih mudah berdarah, bengkak, dan menjadi merah. Ini merupakan respons dari penumpukan plak dari kebersihan mulut yang kurang baik.

“Ibu hamil sebaiknya selalu memastikan kondisinya bebas dari infeksi gigi dan gusi,” kata drg Mirah mengingatkan.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *