Berencana Hamil? Yuk, Bersihkan Dulu Karang Giginya

24966d37-3cd4-412c-8a4f-91f4df4f2b7e_43Jakarta, Kesehatan gigi dan mulut penting bagi ibu hamil untuk mengurangi terjadinya risiko infeksi yang berpengaruh pada janin. Salah satu cara yang bisa dilakukan untuk mencegah risiko infeksi mulut adalah dengan membersihkan karang gigi sejak sebelum kehamilan.

Namun ketika kehamilan sudah terjadi, Anda juga masih bisa lho melakukan pembersihan karang gigi. Kegiatan ini bisa Anda lakukan pada trisemester kedua dan ketiga masa kehamilan.

“Jangan lupa juga untuk menyikat gigi dua kali sehari, pagi setelah sarapan dan malam sebelum tidur,” pesan drg Ratu Mirah Afifah GCClinDent., MDSc, Head of Professional Relationship Oral Care, PT Unilever Indonesia, pada konferensi pers yang diselenggarakan di Hotel Mulia, Jakarta Pusat, Kamis (3/9/2015).

dr Boy Abidin, SpOG (K), ginekolog dari Rumah sakit Mitra Kelapa Gading juga memberikan dukungan pada para ibu untuk menjaga kebersihan gigi dan mulutnya. Dilakukannya pembersihan karang gigi sebelum program hamil bisa meminimalkan gangguan gigi dan gusi di awal-awal kehamilan.

“Jika ibu hamil mengalami gangguan pada gigi dan gusi, maka ibu tidak dapat mengunyah makanan dengan baik. Akibatnya kecukupan nutrisi pada janin tidak terpenuhi secara optimal sehingga dapat menyebabkan kelahiran bayi prematur dengan berat badan lahir rendah,” tutur dr Boy.

Sebuah studi menyimpulkan gigi dan mulut yang sehat mampu menurunkan risiko ibu hamil terserang pre-eklamsia atau keracunan kehamilan sebesar 5 hingga 8 persen. Pembersihan karang gigi dan menjaga kesehatan gusi dapat mengurangi risiko bayi lahir prematur dengan berat badan lahir rendah sebesar 57 persen dan mengurangi bayi lahir prematur sebesar 50 persen.

Nah, selama Bulan Kesehatan Gigi Nasional (BKGN) tahun ini, digelar pemeriksaan gigi dan perawatan gigi, khususnya untuk ibu hamil, secara gratis di 25 kota. “Kami berharap BKGN memberikan kemudahan akses layanan kesehatan dan edukasi dari tenaga kesehatan yang cukup dan berpengalaman di Rumah Sakit Gigi dan Mulut (RSGM) Fakultas Kedokteran Gigi dan Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI) cabang yang berpartisipasi pada BKGN 2015 tahun ini dapat dimanfaatkan sebaik mungkin oleh masyarakat,” harap drg Mirah.(vit/vit)

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *