Berdarah Saat Gosok Gigi? Teruslah Menyikat, Jangan Berhenti

Pada saat menggosok gigi, apakah Anda menemukan ada darah yang ikut keluar bersama dengan busa pasta gigi? Jika iya, jangan buru-buru menghentikan aktivitas menggosok gigi. Jangan takut, sebaiknya Anda lanjutkan saja aktivitas menggosok gigi.

“Berdarah saat sedang gosok gigi itu berarti ada peradangan. Ada jaringan gusi yang meradang. Terusin saja gosok giginya sampai bersih,” kata mantan Ketua Ikatan Dokter Gigi Anak, Prof Heriandi Sutadi, drg, SpKGA (K), PhD, saat berbincang dengan detikHealth dan ditulis pada Kamis (25/9/2014).

Justru jika enggan menyikat gigi karena takut berdarah, perdarahannya bisa semakin banyak. Perlu diingat pula, menggosok gigi juga jangan asal-asalan. Sikatlah gigi dengan cara yang benar sehingga kotoran di gigi bisa dibersihkan secara maksimal. Gunakan pula sikat gigi dengan bulu yang lembut.

Menurut Prof Heriandi, salah satu tanda sudah saatnya karang gigi dibersihkan adalah keluarnya darah pada saat gosok gigi. Karang gigi terbentuk dari sisa makanan yang tertinggal di dalam mulut yang kemudian mengalami proses pengapuran setelah bercampur dengan air ludah. Sisa makanan ini tertinggal karena tidak mungkin seseorang menyikat giginya dengan bersih sempurna.

“Di celah gigi itu lembab, jadi bisa menjadi tempat berkembangnya bakteri,” imbuh Prof Heriandi.

Nah, bakteri di mulut ada yang bersifat merusak gigi dan ada juga yang merusak gusi. Jika banteri itu merusak gusi, maka gigi akan menjadi goyang. Sedangkan jika merusak gigi, maka gigi akan menjadi bolong.

“Itu makanya disarankan mengunjungi dokter gigi setiap 6 bulan sekali untuk membersihkan karang gigi,” lanjut Prof Heriandi.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *