pasang behel jogja, pasang kawat gigi jogja, harga behel yogya, harga kawat gigi jogjakarta, biaya pasang behel gigi yogyakarta, klinik gigi jogyakarta, behel gigi sehat permanen yogja, kawat gigi permanen yogjakarta, Klinik Gigi Joy Dental Yogyakarta | Praktek Dokter Gigi Yogyakarta | Pasang Kawat Gigi Yogyakarta | Pasang Behel Yogyakarta | Perawatan Orthodontik | Dental Care Yogyakarta

Begini Caranya Menyikat Gigi yang Benar Agar Gigi Tidak Abrasi

Abrasi gigiTonggos, Gingsul dan Gummy Smile, Ini Bedanya... baca selengkapnya... adalah penurunan gusi yang mengakibatkan bagian akar gigiCara Membersihkan Sikat Gigi... baca selengkapnya... menjadi terbuka atau terekspos. Jika terkena rangsangan dingin, manis atau asam, gigi pun akan terasa ngiluGigi Bisa Mati ?... baca selengkapnya... dan nyeri.

Ciri khas abrasi gigi yang disebabkan oleh menyikat gigiCara Membersihkan Sikat Gigi... baca selengkapnya... yang terlalu keras yaitu terbentuknya lekuk-lekuk ‘V’ pada bagian leher gigi (daerah di dekat gusi). Abrasi gigi dapat mengenai permukaan email (permukaan paling luar) bahkan mencapai permukaan yang lebih dalam yaitu dentin. Apabila abrasi gigi sudah mengenai permukaan gigi yang semakin dalam (dentin gigi terbuka), maka akan menyebabkan gigi sensitifSakit karena Gigi Berlubang? Berikut Solusi Pilihannya... baca selengkapnya....

drg Oktri Manesa dari Oktri Manesa Dental Clinic mengatakan bahwa abrasi gigi terjadi karena teknik menyikat gigi yang terlalu keras dan salah. Menyikat gigi seharusnya jangan menggunakan bulu sikat yang terlalu keras dan arahnya pun harus benar.

“Selama ini kan sikat gigiTips Rutin Menjaga serta Merawat Kesehatan Gigi & Mulut... baca selengkapnya... kita dari atas ke bawah saja ya, makanya gigi bagian bawah yang banyak kena abrasi. Seharusnya sikat gigi itu dari gusi ke gigi, jadi kalau gigi bagian atas benar dari atas ke bawah, kalau gigi bagian bawah itu dari bawah ke atas,” tutur drg Oktri, dalam perbincangan dengan detikHealth, Selasa (17/3/2015).

Kesalahan mendasar soal teknik menyikat gigi ini masih sering dijumpai drg Oktri di mana-mana, termasuk kota besar seperti Jakarta. Umumnya, abrasi gigi terjadi ketika seseorang sudah menginjak dewasa.

“Kalau menyikat giginya dari gigi ke gusi, kan lama-lama nanti gusinya turun. Bagian akar gigi yang dekat saraf kan sensitif, makanya nyeri atau ngilu,” ungkapnya lagi. drg Oktri juga menjelaskan bahwa satu-satunya cara untuk menangani abrasi gigi adalah dengan melakukan penambalan. Bagian akar gigi yang terbuka ditutup dengan tambalan khusus, sehingga tak akan terekspos dengan rangsangan.

Karena itulah, ia mengatakan bahwa lebih baik mencegah daripada mengobati. Pendidikan dasar soal bagaimana teknik menyikat yang baik dan benar harus diajarkan kepada anak-anak dari kecil sehingga ketika dewasa, tidak ada masalah gigiMakin Tua, Gigi Bisa Makin Maju? Begini Penjelasan Dokter... baca selengkapnya... dan mulut yang hinggap.

“Pokoknya menyikat gigi anakGejala Demam Belum Tentu karena si Kecil Tumbuh Gigi... baca selengkapnya...-anak itu berputar melingkar, lalu menyikat itu dari gusi ke gigi bukan gigi ke gusi. Jangan lupa bagian belakang gigi juga harus disikat,” tuturnya.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Baca juga artikel ini . . . .close